Jakarta, Owntalk.co.id – Kapal selam bernama Alugoro-405 yang diproduksi oleh PT PAL Indonesia bersama dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) asal Korea Selatan diberikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kepada TNI-AL.
Sebelumnya, Prabowo juga sempat menyerahkan kapal selam pertama KRI Nagapasa-403 dan kapal selam kedua KRI Ardadedali-404. Kedua kapal selam ini merupakan kapal yang telah dibangun di Korea Selatan.
Kapal selam ketiga yang dipesan kemenhan ini diyakini dapat membatu memperkuat alutsista TNI-AL. Prabowo juga berpendapat, Indonesia harus memiliki kekuatan yang kuat untuk menjaga kedaulatannya.
- Prabowo Kantongi Komitmen Investasi Rp90 Triliun dari Inggris, Maritim dan Pendidikan Jadi Fokus Kerja Sama
- Dasco Tegaskan DPR dan Pemerintah Sepakat, Pilpres Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
- OTT KPK di Pati: Bupati Sudewo Diduga Terlibat Jual-Beli Jabatan Desa
- PLN Batam Gelar Apel Bulan K3 Nasional 2026, Tegaskan Keselamatan sebagai Budaya Kerja
- Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK
Prabowo juga meminta kepada para industri pertahanan yang ada di Indonesia untuk turut ikut memeprkuat sistem pertahanan yang dimiliki oleh negara kita ini.
“Bukan karena kita ingin gagah-gagahan. Bukan karena kita ingin mengancam siapa pun. Tidak. Berkali-kali, turun temurun dari pendiri bangsa kita, kita tegaskan bahwa bangsa Indonesia cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan,” ucap Prabowo dalam penyerahan kapal selam kepada TNI-AL.
Bukan hanya itu saja, ia juga meminta agar seluruh pertahanan dalam negeri ini ikut terlibat. Dalam memperemajakan seluruh alat pertahanan yang dimiliki oleh Indonesia.
Ia berpendapat, saat ini seluruh alat pertahanan yang ada di Indonesia sudah terbilang sangat tua. Dan kini sudah saatnya untuk diremajakan kembali bersamaan dengan persenjataan yang dimiliki oleh TNI-AL.
(Jul)
