Jokowi : Konsumsi (Masyarakat) Sudah Mulai Terungkit Naik

Jokowi (Doc : Google)

Jakarta, owntalk.co.id – Jokowi selaku Presiden RI klaim tingkat konsumsi masyarakat mulai naik setelah turun akibat pandemi Covid-19. Hal ini disokong bantuan sosial yang disalurkan pemerintah pada masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Konsumsi sudah mulai terungkit naik,” ucap Jokowi saat video conference, Kamis (23/7/2020).

Menurutnya, kenaikan tingkat konsumsi masyarakat menunjukkan adany peredaran uang yang meningkat di kelas menengah ke bawah. Peredaran uang ini dibantu bantuan langsung tunai (BLT) dana desa dan bansos sembako.

“Ada peredaran uang di bawah karena ada BLT dana desa, bansos tunai, dan bansos sembako. Itu akan sangat mempengaruhi daya beli dan konsusmsi rumah tangga, konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyatakan ekspor meningkat pada Juli 2020 dibandingkan pada Mei dan Juni lalu. Ia minta semua aktivitas ekonomi dapat terus meningkat agar perekonomian dalam negeri membaik.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat konsumsi masyarakat pada kuartal I 2020 hanya 2,84 persen. Sementara, perdagangan semester I 2020 tercatat surplus US$5,5 miliar.

Tercatat, milai ekspor sepanjang semester I 2020 sebesar US$74,41 miliar. Namun, nilau impor hanya US$70,91 miliar. Walaupun surplus, kegiatan ekspor dan impor masih melemah jika dibandingkan dengan semester I 2019.

BPS mencatat nilai ekspor pada semester I 2019 sebesar US$80,85 miliar. Kemudian, impornya lebih tinggi mencapai US$82,72 miliar. 

BACA JUGA :  Hampir 50 Persen UMKM Tutup Akibat Covid-19