Bio Farma Ditargetkan Dapat Ekspor Vaksin Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi Vaksin penangkal Covid-19, doc: Google

Jakarta, owntalk.co.id – Arya Sinulingga selaku Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN targetkan PT Bio Farma (Persero) untuk ekspor vaksin Covid-19. 

Saat ini, perusahaan telah mendatangkan vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Read More

“Saya harap di samping itu bisa terjangkau oleh masyarakat. Kemudian, kita juga bisa ekspor karena Singapura, Thailand, itu pasti tidak ada vaksin. Vietnam juga tidak punya vaksin,” ujar Arya, Rabu (22/7/2020).

Bio Farma terima 2.400 dosis vaksin. Dan akan lakukan uji klinis tahap ketiga pada vaksin tersebut selama selama enam bulan.

Menurut Arya, jika proses uji klinis selesai dan vaksin dinyatakan sukses. Maka, pemerintah akan prioritaskan tiga golongan untuk mendapatkan vaksin tersebut. Ketiga golongan tersebut adalah tenaga medis, warga di zona merah, dan orang yang punya penyakit bawaan lantaran rentan terserang Covid-19.

“Jadi orang-orang itu yang memang prioritas untuk diberikan vaksin pertama ketika vaksin sudah ada,” terangnya.

Sebelumnya, Bio Farma mengatakan akan mematok harga di kisaran Rp72.500 hingga Rp145 ribu per dosisnya.

“Harga vaksin masih kami hitung, untuk perkiraan sementara estimasi US$5-US$10,” ujar Bambang Heryanto selaku Sekretaris Bio Farma. Dilansir dari CNN Indonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *