Videonya Viral di Media Sosial. Kadis Parbud Bondowoso : Yang Penting saya Tak Asusila !

Date:

Related stories

HUT RI Ke-77 Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Di Pulau Terluar Indonesia

Karimun, Owntalk.co.id - Sempena memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia...

Beraksi di 20 TKP, Seorang Jambret Berhasil Dibekuk Polsek Lubukbaja

Batam, Owntalk.co.id - Karim Teibang alias Bogan, residivis spesialis...

NasDem Bersuara, Tanggapi Gejolak Pergantian Sekretaris Kota Batam

Batam, Owntalk.co.id - Perihal adanya gejolak ditubuh Partai Nasional...

Sosialisasi Usaha Hulu Migas, Kapolres : Kita Selalu Siap Amankan Objek Vital Nasional

Meranti Owntalk.co.id - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul...

Jakarta, owntalk.co.id – Bondowoso – Video TikTok seorang Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga di Bondowoso mendadak viral dijagat media sosial. bersama dengan seorang wanita cantik, Kepala Dinas tersebut terlihat memperagakan seorang yang menggunakan seruling mengikuti irama tiktok itu.

Kadis Harry Patriantono, menari di atas meja bersama seorang wanita yang diketahui memiliki akun tiktok bernama Ayuismail33. setelah di uploud, Video itupun viral.

kepala dinas tersebut pun mengakui bahwa yang ada di video tersebut adalah dirinya. dia mengaku bahwa video itu dibuat untuk hiburan semata.

“Saya akui terus terang, itu memang saya. Video itu dibuat beberapa bulan yang lalu kok,” kata Harry, Jumat (12/6/2020).

Harry pun menegaskan bahwa wanita yang ada dalam video tersebut adalah teman nya yang biasa membantu event Dinas Pariwisata.

“Dia rekanan yang sering terlibat dalam kegiatan di pariwisata. Dia juga sering kami libatkan dalam beberapa even pariwisata. Khususnya desain fashion,” jelas Harry.

Harry pun kembali menegaskan tak ada tindakan asusila atau menyimpang dari norma pada video itu. ” Yang penting saya tak ada asusila” kata dia

Namun begitu, Harry tetap mengakui jika aksi di atas meja tersebut tidak sesuai dengan etika. Tapi dari kacamata estetika, itu sebenarnya tidak masalah.

“Secara etika, mungkin memang tak baik. Tapi dari sisi estetika, relatif. Bergantung siapa yang melihatnya dan dari sudut pandang apa,” jelas Harry. (Agung)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini