Air Mata Pak Ali dan Apek Keluar Deras, Tak Sangka Kapolsek Nongsa Sambangi Gubuknya

  • Bagikan
berita terkini batam
(foto: owntalk)

Batam, owntalk.co.id – Sepetak rumah kayu beratap seng berkarat di pinggiran laut. Terletak dipinggiran kota Batam, Kampung Dapur Arang, RT 01, RW 04 Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa.

Apek (73) pemilik rumah tersebut menumpang lahan milik perusahaan. Ia telah menempatinya selama 30 tahun lebih. Selama ini dia hidup sebatang kara, istrinya telah lama Meninggal dan anaknya merantau tanpa kabar.

Selain Apek, ada juga pak Ali. Hidup nya pun sama, tinggal dikampung tersebut bersama 8 Kepala keluarga lainnya.

Kehidupan mereka jauh dari kata sederhana, 30 tahun di pinggiran kota, tanpa listrik dan fasilitas lainnya.

Potret kehidupan dikota metropolitan, bersebrangan dengan Singapura hanya bisa melihat fatamorgana kemewahan. Menunggu senja untuk pulang.

Hanya ada delapan rumah dikampung itu, kehidupan mereka semuanya bergantung pada hasil tangkapan ikan.

Apek berkisah, dengan menggunakan Gabus (Streofoam) dirinya biasa mendapatkan hasil tangakapan satu kilo selama 3 hari. Hasilnya sekitar 50 sampai dengan 100 ribu sekali jual.

“ dikumpulkan dulu, nanti kalau udah mencapai satu kilo baru hasilnya dijual,” kata dia pada owntalk.co.id 

Sesekali Apek berkisah bahwa pihak Polda Kepri ada juga yang datang dan memberikan bantuan untuk mereka. Bantuan itu berupa beras dan sembako lainnya. 

 

“ Ada juga orang Polda datang kasih bantuan, lima bulan sekali lah,” paparnya 

Owntalk.co.id tiba dilokasi saat mendampingi rombongan Polsek Nongsa untuk kegiatan berbagi kasih kepada warga tak mampu. 

Rombongan itu dipimpin oleh Kapolsek Nongsa, AKP Moch. Dwi Ramadhanto. 

Tiba dilokasi sekitar pukul 13:50 Wib, Kapolsek dan rombongan langsung berbaur dengan warga. Berbagi kisah, dan bercerita suka dan duka.

“ Anggaplah kami ini adalah saudara bapak/ ibu sekalian, sebab kita semua adalah bersaudara,” kata Ramadhanto.

AKP Ramadhanto dan rombongan telah menyiapkan bantuan berupa bahan-bahan pokok dan sembako lainnya.

“ Bantuan ini berasal dari pengumpulan hasil sumbangan dari seluruh personil polsek,” kata Perwira Menengah yang pernah bertugas di daerah Timur itu. 

Kepada seluruh warga yang hadir, AKP Ramadhanto meminta agar mereka tak sungkan menyampaikan keluhan mereka terhadap polsek Nongsa. 

“ Ngomong saja pak kalau ada kesulitan yang bisa kami bantu, jangan sungkan, kami adalah keluarga Bapak/ibu juga,” Kata Kapolsek dengan suara yang mulai parau.

Mendengar itu, mata Pak Ali dan Apek terlihat mulai berkaca-kaca. Ada ketulusan hati yang dirasakannya dari penyampaian yang ikhlas Kapolsek. 

“ Semoga Bapak terus sehat, terus dapat berbuat baik terhadap masyarakat yang tak mampu,” kata Pak Ali tak mampu menahan air matanya.

Dalam kunjungan itu, Kapolsek juga berjanji akan membantu ongkos pulang pak Ali, jika dirinya ingin kembali ke kampung halamannya di Sumbawa. 

Kepada Apek, Kapolsek juga berjanji akan mengumpulkan bantuan dari personil Polsek agar dapat memiliki sampan baru untuk melaut.

Kunjungan Berbagi kasih itu didampingi oleh lurah setempat, Perhimpunan Melayu Raya dan Tokoh Pemuda Nongsa. (Ack)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *