Batam  

Gara-Gara Pajang Foto Konsumen di Daftar Blacklist, Pengusaha di Batam Somasi HH Club

Batam, Owntalk.co.id – Tindakan sepihak manajemen tempat hiburan malam HH Club yang memajang foto salah seorang pengunjung di daftar hitam (blacklist) berbuntut panjang. Tak terima nama baiknya dicemarkan, seorang pengusaha lokal berinisial LCM resmi melayangkan somasi ke pihak manajemen.​

Pemasangan foto LCM di area pintu masuk ruang publik tersebut dinilai sebagai bentuk pembunuhan karakter yang merugikan reputasinya, baik di lingkungan sosial maupun dunia bisnis.​

banner 728x90

Kuasa hukum LCM, Rano Iskandar Sirait, mengungkapkan bahwa langkah hukum ini diambil karena manajemen HH Club terindikasi melakukan pelanggaran serius terkait pencemaran nama baik dan penggunaan potret seseorang tanpa izin. Menurutnya, sanksi sosial itu dipasang tanpa dasar yang jelas dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.​

“Kondisi blacklist ini sangat mencederai kehormatan klien kami. Karakter beliau seolah-olah dibunuh. Kami melihat tidak ada kewenangan pihak klub untuk bertindak semena-mena seperti itu,” tegas Rano, Sabtu (6/6/2026).​

Rano membeberkan, persoalan ini sebenarnya berakar dari insiden sepele pada Kamis (4/6/2026) dini hari sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu, LCM yang sedang berada di ruang VIP memberikan teguran kepada salah satu pelayan (waiter) yang dianggap kurang sopan.​

Meski sempat terjadi adu argumen ringan, Rano memastikan situasi tetap kondusif dan tidak ada keributan fisik yang berarti. Bahkan, petugas keamanan klub sama sekali tidak perlu turun tangan hingga kliennya pulang.​

Namun, ketegangan justru memuncak pada sore harinya. LCM terkejut saat mendapat laporan bahwa fotonya telah terpampang jelas di pintu masuk klub dengan label sebagai pengunjung yang dilarang masuk.​

Sebagai pelanggan yang kerap menghabiskan perputaran bisnisnya di tempat tersebut, LCM mengaku sangat kecewa dan malu atas perlakuan manajemen.

​“Saya ini pelanggan setia, selalu membayar, dan tidak pernah buat onar. Kadang saya bawa rekan bisnis ke sana. Mengapa tiba-tiba diperlakukan diskriminatif seperti ini tanpa ada ruang klarifikasi,” ketus LCM.

​Melalui surat somasi yang telah dikirimkan, pihak LCM menuntut penjelasan tertulis dari pimpinan HH Club, sekaligus mendesak adanya klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka kepada publik. Jika dalam waktu yang ditentukan pihak manajemen mengabaikan itikad baik ini, LCM menyatakan siap membawa kasus ini ke ranah pidana.

​Hingga berita ini dirilis, media ini masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen HH Club untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan resmi terkait somasi yang dilayangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *