banner 728x90

PLN Siap Tingkatkan Pasokan dan Keandalan Listrik di Batam

Investor dan Business Forum 2023

Batam, Owntalk.co.id – PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PLN Batam menggelar Forum Investor dan Bisnis untuk mendukung pemulihan ekonomi Kota Batam pada Rabu (1/2).

PLN siap memasok kebutuhan listrik untuk mendukung geliat roda perekonomian di wilayah Batam, yang berada jalur perdagangan internasional.

Yusfa Hendri yang mewakili Wali Kota Batam menyampaikan apresiasinya atas dukungan PLN dalam penyediaan listrik handal yang menjadi prioritas pemulihan ekonomi Batam melalui sektor industri.

“Kami masyarakat Kota Batam berbangga kepada PLN yang telah turut membangun kembali Batam, menjadi salah satu wilayah tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Yusfa.

Pertumbuhan ekonomi Batam pada tahun 2021 tercatat sebesar 4,75%, lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan provinsi dan nasional masing-masing sebesar 3,43% dan 3,69%.

Pada triwulan II 2022, perekonomian Batam tumbuh sebesar 5,01%. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam juga meningkat, dengan lebih dari 565.000 wisatawan berkunjung ke kota ini pada tahun 2022.

“Dan kami meyakini di tahun 2022 ini rentang pertumbuhan ekonomi batam itu ada di kisaran 5,5 sampai dengan 6,8 persen. Ini adalah hasil dari kebijakan Pemkot Batam yang tetap menjaga aktivitas industri dan pembangunan daerah saat pandemi,” ucap Yusfa.

Pertumbuhan tersebut diperkirakan akan berlanjut dengan pembangunan infrastruktur seperti pelebaran jalan, Bandara Internasional Batam, dan penyediaan transportasi umum, seperti Transit Rel Terpadu (LRT).

“Targetnya nanti bisa mencapai 30, 40 juta orang yang keluar masuk ke batam melalui bandar udara saja. Bisa kita bayangkan kalau nanti trafik sebanyak itu, tentu ini akan memunculkan multiplier effect. Ini akan memunculkan peluang-peluang bisnis yang besar, dan ini tentu juga akan membutuhkan listrik yang banyak,” tutur Yusfa.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan pertumbuhan konsumsi listrik di Batam juga meningkat signifikan, dengan kenaikan konsumsi listrik sebesar 14,71% dari 2,56 juta Megawatt-hours (MWh) pada 2021 menjadi 2,94 juta MWh pada 2022. pertumbuhan tersebut merupakan sinyal positif bahwa ekonomi Batam mulai pulih pascapandemi.

Selain itu, potensi konsumsi listrik Batam melalui pertumbuhan industri dinilai sebagai titik terang bagi pertumbuhan ekonomi nasional karena Batam merupakan kawasan bisnis yang potensial dan menjadi bagian dari rantai pasok komoditas internasional.

PLN berkomitmen melayani kebutuhan industri di Batam dengan menyediakan listrik yang andal dan terjangkau, serta sumber energi bersih.

“Batam ini menjadi salah satu wilayah dengan pelanggan prioritas yang besar bagi PLN. Kami berkomitmen akan terus melayani kebutuhan industri di Batam. Melalui PLN Batam, kami akan menyediakan layanan yang super premium untuk mendukung pertumbuhan industri di Batam. Dengan listrik yang andal dan terjangkau, kami yakin PLN Batam dapat menjadi jaantung dari pertumbuhan ekonomi di sini,” ujar Darmawan.

Direktur Utama PLN Batam, M. Irwansyah Putra memastikan akan memaksimalkan pelayanan kelistrikan melalui inovasi layanan sehingga mampu mendorong perekonomian Batam.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh PLN Batam adalah menghadirkan layanan _Smart Green Service_ (SGS). PLN menjadikan Batam menjadi wilayah pengembangan smart grid dan juga berbasis energi hijau yang terintegrasi. PLN Batam memasok kebutuhan industri dengan membundling layanan listrik grid, layanan green energy dari PLTS atap, smart meter internet building, digital solution_ bahkan hingga data center.

“Inovasi ini merupakan hasil dari transformasi PLN yang dipimpin langsung oleh Bapak Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama. Dengan hadirnya layanan ini kami yakin kebutuhan listrik, khususnya layanan listrik bersih untuk industri dapat kami penuhi,” pungkas Irwansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *