banner 728x90

Mulai Senin, Batam Berlakukan PPKM Darurat

Berita Terkini Batam

Batam, Owntalk.co.id – Karena bertambahnya data Covid-19, Pemerintah Kota Batam akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal tersebut dilakukan untuk memperketat aktivitas masyarakat dan mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas, Jumat (09/07/2021).

Berdasarkan perintah dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, 15 Kabupaten Kota diluar dari Pulau Jawa-Bali telah merepkan PPKM darurat untuk menekan meningkatnya angka Covid-19.

Walikota Batam Muhammad Rudi menuturkan, karena meningkatnya angka Covid-19. Mulai dari Senin (12/07/2021), Batam akan diberlakukan PPKM darurat.

“Mulai Senin depan Kota Batam yang awalnya dari PPKM Mikro akan berubah menjadi PPKM darurat,” ungkapnya.

Lanjut Rudi, untuk teknisnya akan dibahas secepatnya, kebijakan ini akan diterapkan secara menyeluruh di wilayah kota Batam. Untuk penerapan PPKM darurat tersebut akan diberlakukan hingga 2 persen bor rasio Covid-19 di Batam menurun.

“Kami hanya meminta kurangnya mobilitas masyarakat dan tidak berkerumun. Jika masyarakat sama-sama kompak hanya dalam dua minggu saja kita yakin angka covid ini dapat menurun. Jadi bagi yang tidak berkepentingan sebaiknya tetap dirumah,” jelasnya.

Rudi juga mengatakan, Ada beberapa sektor esensial atau vital yang  beroperasi selama PPKM darurat. Untuk protokol kesehatan terkait pembatasan jumlah karyawan di dalam gedung bakal tetap berlaku bagi sektor esensial dengan maksimal sebanyak 50 persen.

“Saat PPKM Darurat kini sektor esensial dibatasi kapasitasnya menjadi 50% karyawan yang boleh bekerja di kantor. Hanya sektor kritikal yang diizinkan work from office (WFO) 100% dengan protokol kesehatan,” katanya.

Rudi juga menambahkan, pihaknya akan melakukan penyekatan di beberapa titik pasar, mall, tempat makan, tempat hiburan dan lokasi keramaian lainnya.

“Kita akan melakukan penyekatan di beberapa lokasi yang dianggap ramai. Tentunya mereka tidak akan kami tutup sepenuhnya melainkan akan diberikan aturan untuk melakukan aktivitas sesuai jam operasional yang telah ditentukan nantinya,” ujarnya saat rapat bersama Komunikasi Daerah (Forkopimda) di Dataran Alun-alun Engku Putri Batam Center.

Rudi meminta, masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk menekan angka Covid-19. Sebab jika dilakukan bersama tentunya angka tersebut akan menurun dengan sendirinya.

“Jika kita kompak, saya yakin virus ini akan hilang dan jika sudah menurun. Tentunya Batam juga dapat terbebas dari Covid-19,” tutupnya. (Haykal)