Prabowo Instruksikan Percepatan Riset Empat Kandidat Vaksin Malaria

Jakarta, Owntalk.co.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pengembangan empat kandidat vaksin malaria agar proses risetnya dapat diselesaikan tiga tahun lebih cepat dari jadwal semula.

Arahan tersebut disampaikan saat Presiden Prabowo menerima Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (27/10/2026). Pertemuan itu membahas perkembangan sejumlah riset strategis nasional, termasuk pengembangan vaksin dan obat berbasis bahan alam.

Dalam laporan tersebut, BRIN menyampaikan perkembangan riset empat kandidat vaksin malaria yang tengah dikembangkan. Percepatan penelitian ini diharapkan dapat mendukung kemajuan pengembangan vaksin di dalam negeri serta memperkuat kapasitas riset kesehatan nasional.

Selain vaksin malaria, Presiden juga mendorong pengembangan 19 kandidat obat herbal agar dapat ditingkatkan menuju fitofarmaka, yaitu obat berbahan alam yang telah didukung bukti ilmiah mengenai khasiat dan keamanannya.

Pengembangan vaksin dan obat berbasis riset menjadi bagian dari upaya memperkuat inovasi nasional di sektor kesehatan. Meski demikian, percepatan penelitian tetap perlu diikuti tahapan pengujian dan evaluasi ilmiah untuk memastikan mutu, keamanan, serta efektivitas produk sebelum digunakan secara luas.

Exit mobile version