BATAM, Owntalk.co.id — Peletakan batu pertama pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren Al-Amin Nurul Iman yang berlokasi di Kavling Tirosa, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, resmi dilaksanakan pada Minggu pagi. Kegiatan sakral ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta ratusan warga setempat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan, S.E., M.M., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam H. Firmansyah, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Walikota Batam, serta Ketua Yayasan Al-Amin KH. Asep Ijudin Abdisalam. Hadir pula Ketua MUI Kota Batam Drs. H. Lukman Rifa’i, M.Ag., perwakilan Kementerian Agama Kota Batam, camat, lurah, tokoh masyarakat, serta para pimpinan pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya niat baik masyarakat dan pengurus yayasan. Dalam arahannya, Iman Sutiawan menekankan pentingnya menjaga kerukunan serta memperkuat musyawarah mufakat di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan agar warga tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau permasalahan di luar yang belum tentu kebenarannya, terutama di tengah dinamika masyarakat Kota Batam yang majemuk.

“Makanya kalau ada sesuatu itu musyawarah, musyawarah perangkat RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, jangan terpancing dengan permasalahan-permasalahan yang belum tentu kebenarannya,” ujar Iman Sutiawan.
Ia juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam mengatasi berbagai tantangan perkotaan, termasuk masalah ketersediaan air bersih dan pengelolaan lingkungan. Lebih lanjut, Iman Sutiawan menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah ini harus dikerjakan secara bergotong royong oleh seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan ribuan kepala keluarga di kawasan tersebut memegang peranan yang sangat berarti agar beban pembangunan terasa lebih ringan. Sebagai wujud dukungan nyata, Iman Sutiawan bersama jajaran legislatif turut berkomitmen memberikan bantuan material berupa semen dan besi untuk mempercepat proses pembangunan tahap awal.
Sementara itu, Sekda Kota Batam Firmansyah mengutarakan rasa bangganya terhadap tingginya semangat gotong royong warga Kota Batam dalam mendirikan tempat ibadah secara swadaya.
Pemerintah Kota Batam, menyambut baik inisiatif mandiri masyarakat ini dan siap mendukung sesuai dengan mekanisme serta aturan yang berlaku.
Firmansyah juga berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga kebersamaan dan kerukunan antarwarga, mengingat pembangunan sarana ibadah ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya persatuan yang kuat dari semua pihak di Kota Batam.
Selanjutnya, Ketua Yayasan Al-Amin, KH. Asep Ijudin Abdisalam, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para tokoh masyarakat yang telah berkontribusi, khususnya kepada Bapak Abdul Wahab dan pihak RW setempat yang telah mewakafkan lahan mereka untuk pembangunan fasilitas keagamaan ini. Pembangunan masjid dan pesantren di atas lahan seluas kurang lebih 40×40 meter ini dinilai sangat mendesak demi menjawab kebutuhan warga Kavling Tirosa dan sekitarnya yang mencapai sekitar 1.000 kepala keluarga (KK).
“Masjid ini kita beri nama Al-Amin Nurul Iman, sebagai bentuk nishbat kepada Ketua DPRD Provinsi Kepri, Bapak Iman Sutiawan, atas perhatian dan dedikasinya yang luar biasa terhadap dunia pendidikan Islam dan pondok pesantren di Kepulauan Riau,” ujar KH. Asep Ijudin.
Melalui peletakan batu pertama ini, seluruh pihak berharap Masjid dan Pondok Pesantren Al-Amin Nurul Iman kedepannya dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat pembinaan umat, syiar Islam, serta sarana pendidikan yang melahirkan generasi berakhlak mulia di Kota Batam.

