Karimun,Owntalk.co.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karimun mendorong penguatan perlindungan terhadap perempuan melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai berbagai bentuk kekerasan.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Karimun, Hj. Siti Rojiah Iskandarsyah, S.Pd., saat menjadi narasumber dalam penyuluhan pencegahan kekerasan terhadap perempuan di Aula Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Senin (5/10).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari berbagai persatuan dan organisasi perempuan se-Kabupaten Karimun.
Dalam pemaparannya, Siti Rojiah mengatakan kekerasan terhadap perempuan tidak hanya berupa tindakan fisik seperti memukul atau menampar. Kekerasan juga dapat berbentuk tekanan psikis, seksual, ekonomi hingga kekerasan di ruang digital.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih peka terhadap tindakan yang selama ini kerap dianggap sepele, namun sebenarnya dapat merampas kebebasan dan rasa aman perempuan.
“Masyarakat harus peka bahwa ancaman, pengekangan pergaulan, hingga penyebaran data pribadi tanpa izin di media sosial juga merupakan bentuk kekerasan yang merampas kebebasan dan rasa aman perempuan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, perempuan dapat berada dalam posisi rentan akibat ketimpangan relasi kuasa, ketergantungan ekonomi serta konstruksi norma sosial yang keliru.
Kondisi tersebut tidak jarang membuat korban memilih diam karena takut mendapat stigma atau justru disalahkan atas kekerasan yang dialaminya. Bahkan, kekerasan dalam rumah tangga masih kerap dianggap sebagai persoalan pribadi dan aib keluarga yang harus ditutupi.
Karena itu, Siti Rojiah mendorong masyarakat, khususnya perempuan, untuk berani membangun batasan yang sehat dalam hubungan serta mengenali tanda-tanda hubungan yang tidak sehat.
Ia juga menilai keberadaan keluarga, teman dan lingkungan yang suportif sangat penting sebagai sistem dukungan bagi korban maupun mereka yang berada dalam situasi rentan.
“Jika terjadi kekerasan, utamakan keselamatan korban. Jangan ragu untuk melapor dan mencari bantuan ke lembaga profesional. Ingat, pencegahan kekerasan terhadap perempuan bukan hanya tugas perempuan itu sendiri, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Karimun berharap sinergi dengan organisasi dan persatuan perempuan semakin kuat. Upaya itu diharapkan mampu membangun kesadaran bersama untuk mencegah kekerasan, menghapus diskriminasi serta menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi perempuan di Kabupaten Karimun.
