Muscab HNSI Karimun Jadi Momentum Perkuat Sinergi Nelayan Dan Pemerintah Daerah

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.009259259, 0.9236111);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 44;

Karimun, Owntalk.co.id – Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karimun Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara nelayan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun Iskandarsyah memberikan sambutan pada acara Muscab DPC HNSI

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Selat Gelam, Tanjungbalai Karimun, Minggu (21/6/2026), dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pengurus HNSI tingkat provinsi, tokoh nelayan, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga wadah merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab HNSI yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat suara dan aspirasi nelayan di daerah. Pemerintah Kabupaten Karimun, kata dia, siap menjalin kerja sama dengan kepengurusan HNSI yang terpilih untuk memperjuangkan berbagai program yang berpihak kepada nelayan.

Menurutnya, Karimun memiliki potensi maritim yang sangat besar karena sebagian besar wilayahnya berupa perairan. Kondisi tersebut menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah yang harus dikelola secara berkelanjutan.

“Karimun memiliki kekuatan besar di sektor maritim. Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi seluruh pihak agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para nelayan,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya menciptakan keseimbangan antara aktivitas ekonomi di laut dengan keberlangsungan usaha perikanan masyarakat. Ia menilai berbagai kegiatan yang berlangsung di wilayah perairan, termasuk sektor industri dan pemanfaatan sumber daya laut, perlu berjalan sesuai aturan dan memperhatikan kepentingan semua pihak.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk membangun komunikasi yang baik dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Dengan adanya pemahaman yang sama terhadap tata ruang dan regulasi yang berlaku, potensi konflik dapat diminimalkan sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih harmonis.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karimun terus berupaya menyiapkan berbagai program pendukung bagi nelayan. Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, bantuan sarana perikanan, hingga pemanfaatan teknologi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan hasil tangkapan nelayan.

“Nelayan merupakan bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya menghadirkan program-program yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Exit mobile version