Karimun, Owntalk.co.id – Bupati Karimun membukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-IV Kecamatan Selat Gelam berlangsung meriah di Desa Tulang, Sabtu (30/5/2026).
Selain menjadi ajang syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Bupati Karimun, Iskandarsyah, untuk menyampaikan rencana besar pengembangan Pulau Tulang sebagai kawasan wisata berbasis sejarah dan budaya Melayu.
Di hadapan ribuan warga yang hadir memadati arena MTQ, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan pelestarian budaya serta nilai-nilai agama yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Karimun.
Menurutnya, Pulau Tulang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang mengangkat sejarah dan peradaban Melayu.
“Potensi tersebut dinilai mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat identitas daerah yang kaya akan warisan budaya,” sebutnya.
Ia menjelaskan, pengembangan kawasan tersebut nantinya tidak hanya bertujuan meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.
“Dengan ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar rencana tersebut dapat terwujud. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pulau Tulang diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian budaya Melayu di Kabupaten Karimun,” katanya.
Pembukaan MTQ Ke-IV Kecamatan Selat Gelam sendiri berlangsung semarak dengan dihadiri tokoh masyarakat, ulama, perangkat daerah, serta peserta dari berbagai desa.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat semangat membangun daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal.
