Batam  

Merawat Tradisi, Iman Sutiawan Lepas Lomba Sampan Layar Pulau Terong Cup 2026

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan saat membuka Lomba Sampan Layar Pulau Terong Cup 2026

BATAM, Owntalk.co.id – Hamparan laut di sekitar Pulau Terong tampak berbeda pada Minggu pagi, 24 Mei 2026. Dari kejauhan, puluhan layar berwarna-warni perlahan memenuhi perairan kampung tua itu.

Merah, kuning, biru hingga hijau berkibar mengikuti arah angin, menghiasi lautan dan menjadi pertanda satu tradisi besar masyarakat pesisir kembali dimulai, Lomba Sampan Layar Pulau Terong Cup 2026.

Sejak pagi, warga sudah memadati bibir pantai. Anak-anak berlarian di tepian laut, sementara para orang tua berdiri menyaksikan para peserta menyiapkan sampan masing-masing. Suasana kampung terasa hidup. Sorak-sorai masyarakat bercampur suara angin dan deburan ombak kecil yang menyentuh sisi perahu.

Lomba sampan layar ini bukan sekadar perlombaan biasa bagi masyarakat Pulau Terong. Tradisi tahunan tersebut sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir yang dekat dengan laut. Dari tahun ke tahun, kegiatan ini selalu dinanti karena bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga pulau.Peserta yang datang pun tidak hanya berasal dari Pulau Terong.

Sejumlah sampan layar tampak datang dari Pulau Galang, Bulang, Belakang Padang hingga Moro, Kabupaten Karimun. Mereka menempuh perjalanan laut demi ikut meramaikan perlombaan yang telah menjadi kebanggaan masyarakat pesisir itu.

Setiap sampan diisi lima hingga tujuh orang. Dengan mengandalkan hembusan angin, para peserta berlomba mengendalikan layar dan menjaga keseimbangan perahu saat mengelilingi jalur yang telah ditentukan panitia. Sesekali sorakan penonton pecah ketika sampan melaju cepat diterpa angin atau ketika para peserta harus sigap mengatur arah layar agar tetap berada di jalur perlombaan.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan, turut hadir dan melepas secara langsung turnamen Sampan Layar Pulau Terong Cup 2026. Dalam kesempatan itu, Iman menyampaikan harapannya agar tradisi lomba sampan layar tetap terus dilestarikan setiap tahun.

“Tradisi seperti ini jangan sampai hilang. Sampan layar bukan hanya perlombaan, tetapi bagian dari budaya dan identitas masyarakat pesisir Melayu yang harus kita jaga bersama,” kata Iman Sutiawan, usai pelepasan.

Para peserta yang mengikuti Lomba Sampan Layar Pulau Terong Cup 2026

Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat hubungan masyarakat antar pulau sekaligus menghidupkan semangat kebersamaan masyarakat pesisir.

“Melalui kegiatan seperti ini, silaturahmi masyarakat semakin kuat. Kita juga ingin generasi muda tetap mengenal budaya maritim yang sudah diwariskan sejak dulu,” katanya.

Kata Iman, di tengah perkembangan zaman dan modernisasi transportasi laut, sampan layar masih tetap hidup di hati masyarakat Pulau Terong.

“Kita lihat sekarang ini, meskipun zaman sudah modern, kami masyarakat pulau tetap mengingat tradisi ini. Dan ini harus dijaga sampai anak cucu kita,” ucapnya.

Exit mobile version