Batam, Owntalk.co.id – Di tengah perlambatan sejumlah sektor ekspor pada awal tahun 2026, industri mesin dan peralatan listrik justru tampil sebagai motor penggerak utama ekspor Batam. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, sektor ini mencatatkan peningkatan nilai ekspor sekitar USD309 juta dan menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekspor daerah.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa industri manufaktur berteknologi di Batam masih memiliki daya saing tinggi di pasar internasional. Kinerja positif sektor mesin dan peralatan listrik juga menjadi penyeimbang terhadap penurunan yang terjadi pada beberapa komoditas lainnya.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menilai capaian tersebut membuktikan bahwa fondasi industri Batam tetap kuat meskipun menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.
Menurutnya, sektor manufaktur berteknologi tinggi masih menjadi andalan Batam dalam menjaga stabilitas ekspor dan menarik minat investasi baru. Keunggulan infrastruktur, kawasan industri yang terintegrasi, serta posisi strategis Batam menjadi faktor penting yang mendukung pertumbuhan sektor tersebut.
BP Batam berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem industri melalui peningkatan pelayanan investasi, efisiensi logistik, serta penguatan konektivitas perdagangan internasional. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor-sektor unggulan dan menjaga daya saing Batam sebagai pusat manufaktur dan ekspor nasional.
Kinerja positif sektor mesin dan peralatan listrik menjadi sinyal optimisme bahwa struktur ekspor Batam tetap sehat dan adaptif. Dengan dukungan industri berteknologi tinggi yang terus berkembang, Batam diyakini mampu mempertahankan perannya sebagai salah satu kawasan industri dan perdagangan terdepan di Indonesia.
