Batam, Owntalk.co.id – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, optimistis peran Kadin Batam akan semakin strategis dalam memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tren peningkatan investasi yang signifikan di Kota Batam.
Hal tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kadin Batam di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, forum konsolidasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mempercepat pembangunan daerah.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, kami berharap Kadin Batam hadir dengan gagasan-gagasan progresif yang mampu mendorong percepatan pembangunan dan memperkuat daya saing investasi Batam,” ujarnya.
Amsakar menjelaskan, kinerja ekonomi Batam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen pada 2024 menjadi 6,76 persen pada 2025, sekaligus tetap berada di atas rata-rata nasional.
Di sektor investasi, realisasi investasi Batam juga melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target Rp60 triliun pada 2025, Batam berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp69,3 triliun atau mencapai 115,5 persen.
Sementara pada Triwulan I Tahun 2026, nilai investasi mengalami lonjakan hampir 103 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari sekitar Rp8 triliun menjadi Rp17,4 triliun.
Menurut Amsakar, capaian tersebut mencerminkan bahwa tata kelola investasi dan kebijakan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil yang positif dan mendapat dukungan dari dunia usaha.
Ia juga menilai komposisi investasi yang relatif seimbang antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi indikator semakin kuatnya kontribusi pelaku usaha nasional dalam pembangunan ekonomi daerah.
Dengan tren tersebut, Amsakar optimistis pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan I 2026 berpotensi mendekati angka 7 persen, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,17 persen.
Ia berharap hasil konsolidasi Kadin Batam tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret yang memperkuat kolaborasi dan mendukung percepatan investasi di Batam.
“Memperkuat kebersamaan jauh lebih baik. Kami berharap Kadin terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kebijakan investasi dan pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, serta jajaran pengurus Kadin pusat dan daerah.
