Batam, Owntalk.co.id – Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama mendukung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) atau Sekolah Merah Putih yang merupakan program langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Seruan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan Galang, Selasa (27/01/2026), di Restoran Amora, Pantai New Melur Galang, Batam.
“Pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Galang adalah kesempatan emas yang harus diambil, karena kesempatan ini tidak mungkin terulang kedua kalinya,” ungkap Iman Sutiawan saat diskusi dengan keluarga Ormas IKRAL Batam disela-sela Musrembang.
Karena rencananya berlokasi di Kecamatan Galang, maka kata Politisi Gerindra senior Kepri ini, dukungan secara maksimal harus diberikan masyarakat Kecamatan Galang, dan secara umum masyarakat Batam.
“Kita harus satu suara untuk kemajuan anak-anak kita, karena pendidikan menentukan masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.
Musrembang Tingkat Kecamatan Galang kali ini terasa berbeda dari Musrembang lainnya, selain dihadiri sejumlah pejabat tingkat Provinsi Kepri, Musrembang ini juga diisi dengan sosialisasi terkait rencana pembangunan sekolah rakyat atau sekolah Merah Putih terintegrasi SD, SMP dan SMK.
Sementara itu, Deputy Infrastruktur BP Batam, Moris Limanto menjelaskan bahwa rencana pembangunan SR di Galang dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan, dan ditargetkan bisa menerima murid baru tahun ajaran 2027 mendatang.
“Namun jadwalnya molor dan paling cepat bisa menerima murid baru pada tahun ajaran 2028 mendatang, ini dikarenakan ada masalah lahan,” ungkapnya.
Dihadapan Walikota sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Walikota sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin dan Wakil Ketua 1 DPRD Batam Aweng Kurniawan dan segenap pejabat yang hadir dijelaskan secara singkat konsep pembangunan SR.
“Prinsip utama dari rencana pembangunan SR ini, tidak boleh lagi ada masa depan anak hilang karena terlahir dari keluarga miskin,” terangnya.
Masih kata Moris, bahwa SR akan dibangun di atas lahan seluas 16 hektar, dengan konsep Sekolah Terintegrasi SD, SMP dan SMK dengan sistem mondok.
“Tidak hanya sekolah biasa, tetapi terintegrasi dan setiap anak anak mondok,” jelasnya.
Rencana pembangunan SR di Galang, akan ditunjang 8 gedung, 8 fasilitas olahraga, dan didesain oleh arsitek 10 terbaik Indonesia.
“Dengan konsep yang direncanakan, sekolah rakyat ini akan menjadi studi di kursus dan juga bisa menjadi objek wisata baru di Galang,” pungkasnya.
