Batam  

Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Kepri Tebar 50 Ribu Bibit Ikan Mas dan Nila di Tibelat Farm

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin saat menebar bibit Ikan di Tibelat Farm

Batam, Owntalk.co.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Syafrudin menegaskan komitmen Polda Kepri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini ditunjukkan lewat aksi nyata menebar 50 ribu bibit ikan mas dan nila di sentra budidaya ikan air tawar Tibelat Farm Sei Temiang, Marina, Tanjungriau, Sekupang, Rabu (9/7/2025).

Didampingi jajaran Polda Kepri, Irjen Asep tiba di lokasi sekitar pukul 11.45 WIB dan langsung meninjau bibit ikan yang akan ditebar. Dalam aksi simbolis ini, Irjen Pol Asep Syafrudin menaburkan 25 ribu bibit ikan mas dan 25 ribu bibit ikan nila ke dua kolam berukuran masing-masing 15 x 30 meter.

“Tibelat Farm jadi salah satu mitra strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama dari sektor perikanan,” ujar Irjen Asep.

Ia menambahkan, kerja sama dengan kelompok tani dan pelaku budidaya perikanan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Asta Cita Presiden RI terutama dalam aspek ketahanan pangan.

“Batam bukan daerah penghasil. Kita masih sangat tergantung dari luar. Maka kolaborasi seperti ini penting untuk menekan harga pasar dan menjaga ketersediaan pangan,” tegasnya.

Sementara itu, pengelola Tibelat Farm Ray Shandy Stefan menjelaskan bahwa pihaknya mengembangkan bibit ikan air tawar secara mandiri—mulai dari ikan mas, nila, lele hingga koi.

“Sejak 2009 kami dibina Polda Kepri. Saat ini kami menjadi penyedia utama bibit ikan tawar di Batam,” kata Ray.

Ia juga menyebutkan bahwa selain membudidayakan ikan, Tibelat Farm aktif memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani perikanan di Batam. Bibit yang ditebar hari ini diperkirakan dapat dipanen dalam waktu 3 hingga 4 bulan.

“Setelah dipindah ke kolam pembesaran, ikan bisa siap panen maksimal empat bulan,” ungkap Ray.

Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sekaligus menegaskan peran aktif kepolisian dalam membangun ketahanan pangan berbasis komunitas lokal.

Exit mobile version