Batam, Owntalk.co.id – Paska rubuhnya plafon masjid Tanwirun Naja (Tanjak) pada Kamis, (8/9) kemarin, ternyata diketahui bahwa jenis material plafon yang digunakan merupakan gypsum bermerk Yoshino.
Hal itu diketahui saat pekerja dari kontraktor tersebut membuang puing-puing gypsum yang jatuh di lantai Masjid.
Baca Juga :
- Manjakan Konsumen, PKP Hadirkan Promo Extra Time dan Undian Ratusan Juta Rupiah di Mega Mall
- Gara-Gara Pajang Foto Konsumen di Daftar Blacklist, Pengusaha di Batam Somasi HH Club
- Polres Karimun Matangkan Kesiapan Operasi Patuh Seligi 2026, Fokus Tekan Pelanggaran Dan Kecelakaan Lalu Lintas
- Bupati Karimun Resmikan Rumah Duka Cetya Vidia Sagara, Wujud Nyata Toleransi Dan Pelayanan Untuk Semua Umat
- HNSI Karimun Siapkan Muscablub, Panitia Penjaringan Ketua Segera Dibentuk
Puing-puing gypsum itu dibuang ke tanah kosong persis di depan masjid. Saat kantor Owntalk menelusuri harga dari gypsum tersebut, untuk ukuran 9 mm /120×24 seharga Rp 45 ribu hingga Rp 46 ribu.
Penelusuran Kantor Berita Owntalk, Masjid Tanjak dibangun dengan menelan anggaran Rp 39.937.665.520 oleh pemenang lelang yakni PT Nenci Citra Pratama dari DKI Jakarta.
Masjid tersebut barusaja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 Juni 2022.

