Pengusaha Advertising Batam Mengeluh,  Pencurian Aksesoris Hingga Tiang Reklame Marak Di Batam

Date:

Related stories

PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Peralatan Gerabah untuk Dusun I Parit Gantung

Kundur, Owntalk.co.id -- Untuk mendukung kegiatan masyarakat di Dusun...

Musda ke-2, KNPI Bintan Buka Calon Pendaftaran Ketua

Bintan, Owntalk.co.id - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda...

Ketua PWI Kepri Apresiasi Lomba Orasi Owntalk

Batam, Owntalk.co.id - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi...

Pelaksanaan Car Free Day perdana di Karimun berlangsung sangat Meriah

Karimun, Owntalk.co.id - Bupati karimun Dr H Aunur Rafiq...

PT Timah Tbk Dukung Organisasi Mahasiswa Gelar Jalan Santai Kemerdekaan

Karimun, Owntalk.co.id -- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Karimun...

Batam, Owntalk.co.id – Pengusaha advertising atau biro iklan di Batam mengeluh, lantaran maraknya pencurian baliho (visual billboard) di sejumlah lokasi dalam waktu beberapa bulan terakhir. Rabu, (20/7).

Salahsatu pengusaha billboard pemilik Menara Advertising, Iwan Krisnawan mengaku dirinya tak hanya kehilangan tiang billboard, dalam beberapa waktu terakhir juga mengalami pencurian lampu-lampu billboard dan sejumlah aksesoris lainnya di beberapa titik.

” Dalam beberapa waktu terakhir, kami juga kehilangan lampu penerangan billboard, papan pemesanan dan logo perusahaan advertising di sejumlah titik kota Batam,” kata Iwan pada Kantor Berita Owntalk.

Iwan menyebut bahwa bisnis iklan seperti ini baru mulai bangkit sertelah diterpa Pandemi Covid-19.

“Saat baru merangkak naik kami dihadapkan dengan fenomena pencurian semacam ini. Kasus pencurian ini terjadi dalam beberapa bulan terakhir,” katanya.

Iwan menambahkan, akibat hilangnya baliho tersebut pihaknya mengalami kerugian belasan bahkan puluhan juta rupiah. Pasalnya pihak advertising harus bertanggungjawab menganti baliho yang dicuri.

“Kami harus mengganti kerugian karena iklan yang hilang, belum lagi harus memberi penjelasan jika iklan itu hilang di beberapa titik. Sudah dilaporkan ke pihak kepolisian tapi belum ada hasil,” jelasnya.

Tak hanya harus menganti baliho yang terpasang, Iwan menambahkan jika para pengusaha advertising juga khawatir jika pencurian ini terus terjadi bukan hanya kerugian materi yang mereka terima namun hilangnya kepercayaan klien akan menjadi konsekuensi besar dari maraknya pencurian baliho itu.

Sebelumnya, Iwan Krisnawan sempat melaporkan salahsatu pengepul besi tua ke pihak kepolisian. Oknum pengepul besi tua itu diduga telah mencuri dan memotong baliho miliknya.

Padahal, papan billboard itu masih terikat kontrak dengan salah satu pemasang iklan. Bahkan, disebutkan papan iklan tersebut juga sudah mengantongi izin dan tidak menunggak pajak.

Informasi yang dihimpun, papan iklan yang dicuri itu berada di area Lubuk Baja. Pemilik papan billboard yang curiga papan iklannya lenyap lantas melakukan pencarian.

Papan billboard itu kemudian ditemukan di tempat salah satu pengepul barang bekas. Menurut Iwan, pelaku yang memotong papan billboard telah dilaporkan ke pihak polsek Lubuk Baja, hingga saat ini, Iwan menyebut belum ada titik terang atas kasus yang menimpa bisnis dirinya.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories