Warga Karimun Mengaku Jadi Korban Penipuan Investasi Bisnis Kuliner

Date:

Related stories

PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Peralatan Gerabah untuk Dusun I Parit Gantung

Kundur, Owntalk.co.id -- Untuk mendukung kegiatan masyarakat di Dusun...

Musda ke-2, KNPI Bintan Buka Calon Pendaftaran Ketua

Bintan, Owntalk.co.id - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda...

Ketua PWI Kepri Apresiasi Lomba Orasi Owntalk

Batam, Owntalk.co.id - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi...

Pelaksanaan Car Free Day perdana di Karimun berlangsung sangat Meriah

Karimun, Owntalk.co.id - Bupati karimun Dr H Aunur Rafiq...

PT Timah Tbk Dukung Organisasi Mahasiswa Gelar Jalan Santai Kemerdekaan

Karimun, Owntalk.co.id -- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Karimun...

Karimun, Owntalk.co.id – Diduga karena tergiur keuntungan berlipat ganda dan sebuah motor merek Honda PCX,  seorang warga Karimun berani memberikan suntikan modal kepada pengusaha kuliner berinisial EB.

Tak tanggung-tanggung, Korban bernama Harry mengaku mengalami kerugian sebesar Rp.130 juta.

Awalnya, Harry mengaku tergiur saat mendapatkan penawaran berinvestasi modal usaha sebesar Rp 2.500.000,- dintempat EB dan akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 3.800.000 hanya dalam hitungan tiga hari.

“Saya dijanjikan akan menerima keuntungan bersih sebesar 3.800.000 dalam waktu 3 hari, dan pada hari yang di janjikan keuntungan itu tak kunjung diberikan dengan alasan nama usaha, katanya pembayaran  terlambat 1 atau 2 minggu itu biasa,” katanya.

Lanjut Harry, EB yang merupakan pemilik bisnis kuliner Rajanya Sup Tulang itu malah meminta suntikan dana lagi dengan dalih mendapat oderan dari beberapa Intansi Pemerintah, Perkantoran Perbankkan dan untuk biaya sewa ruko yang baru.

EB kembali meminta pinjaman modal sebesar Rp 81Juta. Dan untuk meyakinkan Harry, EB mengiming-imingi Harry dengan sebuah motor merek Honda PCX.

“Total kerugian yang saya alami sebesar Rp 130 juta dan dia juga menjanjikan Honda PCX yang baru kepada saya,” ujarnya

Harry juga menambahkan kejadian penipuan investasi kuliner ini sudah dilaporkan ke Polres Karimun dan diterima pihak Reskrim.

“Saya buat laporan ke Polres Karimun pada Bulan April 2022,” tambahnya

Kantor Berita  Owntalk telah menghubungi Kanit Reskrim Polres Karimun, AIPTU Andi Susilo melalui platform media Whatsapp untuk mengkonfirmasi terkait masalah penipuan itu.

Andi mengaku bahwa kasus ini dalam proses lidik petugas. Pihaknya telah memeriksa Harry sebagai pelapor.

Langkah selanjutnya, Polres Karimun juga sedang mengumpulkan saksi-saksi terkait aksi dugaan penipuan ini, diketahui, perjanjian kedua belah pihak telah disepakati dihadapan notaris.

Sementara itu, petugas juga melaporkan bahwa saat mendatangi EB di kediamannya, EB tak pernah ada.

Owntalk sendiri telah berupaya dan sulit untuk menghubungi EB dalam rangka mengkonfirmasi berita ini. (Koko)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories