Kundur, Owntalk.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara menilai lokasi reklamasi penanaman mangrove yang dilakukan oleh PT Timah Tbk Unit Produksi Kundur.
Kegiatan penilaian yang dilakukan selama dua hari ini sejak Rabu hingga Kamis ini turut dihadiri Plt Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Batu Bara Muhammad Wafid beserta tim.
Berdasarkan hasil pemantauan dan penilaiannya, Muhammad Wafid membeberkan reklamasi yang dilakukan PT Timah Tbk dengan penanaman mangrove di pesisir pantai di Kundur Barat sudah baik dari sisi pertumbuhan. Selain itu kegiatan penanaman mangrove ini juga telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Secara kualitatif kegiatan reklamasi penanaman mangrove sudah sangat baik dan sesuai dengan yang direncanakan. Secara teknis nanti akan dievaluasi secara parsial dan secara kuantitatif nanti akan di sampaikan oleh tim yang secara periodik melakukan pengecekan,” katanya.
PT Timah Tbk secara konsisten melakukan penanaman mangrove sebagai upaya reklamasi yang dilakukan perusahaan di Unit Produksi Kundur. Sejak tahun 2017 hingga 2021, PT Timah Tbk telah menanam 28.500 batang mangrove di Karimun dan Kundur.
Baca Juga :
- Khofifah-Emil Unggul di Survei Pilkada Jatim, Tri Rismaharini-Gus Hans Mengejar
- Wapres Gibran Desak Penghapusan Sistem Zonasi PPDB
- RTN Hadiri Konsolidasi Akbar dan Apel Siaga Pejuang Simpul Relawan ASLI – SAYANG
Sebagaimana diketahui, mangrove memiliki berbagai fungsi seperti untuk mengurangi abrasi pantai yang terjadi setiap tahun. Selain itu, kehadiran mangrove akan membantu perbaikan ekosistem laut.
“Reklamasi dalam dunia pertambangan seperti yang dilakukan oleh PT Timah sudah cukup bagus. Karena selain penanaman yang melibatkan masyarakat sekitar, untuk perawatan juga tetap mengajak masyarakat sekitar, sehingga ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya itu, kawasan yang ditanam mangrove ini menjadi kawasan yang memiliki daya tarik baru. Tentunya hal ini juga akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Selain itu masyarakat yang melakukan pembudidayaan bibit mangrove pasti akan terbantu dengan kegiatan ini. Semoga kedepan kegiatan reklamasi yang dilakukan oleh PT Timah dapat terus berkelanjutan dan juga dengan inovasi inovasi baru,” pesannya.