Jakarta, Owntalk.co.id – Merah Putih Fund akan mengucurkan dana sebesar US$300 juta setara dengan Rp4,13 triliun (kurs Rp13.790).
Hal ini disebutkan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo.
Pengucuran dana tersebut akan dilakukan untuk mendanai perusahaan-perusahaan rintisan alias stratup di Indonesia.
Kartika menyebut pendanaan tersebut akan dikucurkan pada kuartal II 2022. Hal ini dilakukan untuk memastikan soonicorn atau startup akan segera menjadi unicorn tetap di Indonesia. Ia menyebut pihaknya akan memberikan dukungan penuh bagi perusahaan startup di Indonesia.
Saat ini ada lima pengelola Merah Putih Fund dari BUMN, yaitu Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi, BRI Ventures, dan BNI Ventures.
Sebelumnya, pemerintah meluncurkan Merah Putih Fund. Peluncuran ini dibuat bertujuan untuk mendanai perusahaan rintisan lokal karena selama ini banyak startup RI yang menuju ke negara lain karena tidak mendapatkan cukup dukungan dari dalam negeri.
Tentu ada syarat yang harus dipenuhi jika ingin didanai oleh Merah Putih Fund.
Pertama, pendiri atau founder-nya adalah warga negara Indonesia (WNI).
Kedua, perusahaannya berada dan beroperasi di RI.
Ketiga, perusahaan harus punya rencana untuk melantai di papan bursa dalam negeri.