Jakarta, Owntalk.co.id – Seorang gadis 13 tahun yang tinggal disalah satu panti asuhan di Kota Malang menjadi korban penyiksaan yang mana juga korban pelecehan seksual.
Dalam video yang beredar dalam waktu lebih kurang 2 menit tersebut menunjukkan tindakan kekerasan verbal dilakukan oleh sejumlah orang tanpa perlawanan.
Sang anak disebut-sebut menjadi korban pemerkosaan hingga penganiayaan oleh orang dewasa warga setempat.
Diketahui sang anak telah tinggal di panti asuhan tersebut selama 6 tahun, yang mana ayah dari anak itu mengidap penyakit kesehatan mental orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sementara sang ibu seorang asistem rumah tangga (ART).
Baca Juga :
- Korban Pemukulan Berharap Semua Pelaku Diproses Secara Hukum
- Reshuffle Kabinet: Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu
- Gerindra Kepri Tebar Belasan Ribu Paket Sembako, Capt Luther: Bukti Syukur Kami Bersama Rakyat
Menurut pengakuan Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Penny Indriani, ibu dari anak tersebut telah menjemputnya sehari setelah kekerasan terjadi pada Jumat (19/11).
“Sekarang sudah dibawah oleh ibunya kembali tinggal bersama di Sidoarjo,” katanya yang dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (23/11/2021).
Penny enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian tersebut.
Ia hanya menyebutkan bahwa Dinas Sosial Kota Malang siap memberikan penyuluhan dan penguatan mental jika diinginkan oleh korban dan keluarga.
“Dinsos siap kalau butuh penguatan-penguatan, tapi korban sudah dibawa ibunya ke Sidoarjo,” ujar Penny.

