Batam, Owntalk.co.id – Dalam masa pemulihan usai operasi kanker prostat di usia yang tidak terbilang muda, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan risiko besar untuk melakukan operasi itu diambilnya setelah berkonsultasi dengan sejumlah dokter,
“Operasi besar yang saya jalani ini tentu memiliki sejumlah risiko, saya tahu dan pada usia saya yang ke-72 tahun ini, risiko itu bertambah besar,” kata SBY dalam video yang diunggah di akun Instagram @aniyudhoyono.
Ia mengatakan keputusan yang diambilnya itu merupakan keputusan yang paling tepat.
“Saya sudah mengambil keputusan dan telah berkonsultasi dengan tim dokter Indonesia, bahwa tindakan operasi inilah yang menurut saya untuk kondisi saya paling tepat,” sebutnya.
Baca Juga :
- BP Batam Buka Ruang Dialog bagi Warga Terdampak Penyiapan Lahan Sekolah Merah Putih di Rempang
- Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk NTT
- Update BNPB: Gempa M7,7 NTT, 54 Orang Meninggal, 199 Luka, 9.963 Mengungsi, 2.403 Rumah Rusak
Lebih lanjut ia mengatakan pihak Mayo Clinik sudah berpendapat demikian setelah melihat hasil patogi kanker dalam tubuh.
“Mereka juga memiliki optimisme bahwa pada saatnya apa yang saya alami bisa diatasi dan bisa kembali normal,” ujarnya.
SBY mengatakan lancarnya operasi yang dia jalani berkat pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa dan menekankan dirinya untuk tetap patuh menjalani pemulihan pasca-operasi.
“Saya akan patuh untuk menjalankan apa saja yang perlu saya lakukan sebagai pasien pasca-operasi,” tuturnya.

