DPC HNSI Bangka sendiri, tutur Saidil, dalam waktu dekat ini akan membawa masalah tersebut ke rapat internal organisasi.
“Saya sebagai sekretaris akan mencoba membawa hal ini ke dalam mekanisme organisasi, lalu mempertanyakan sikap wakil-wakil mengenai langkah selanjutnya yang akan kita berikan terkait tindakan-tindakan individual yang dilakukan oleh oknum HNSI,” tegas Saidil menutup pembicaraan.
Sebelumnya dikabarkan bahwa terdapat logo HNSI Bangka dari tiga organisasi yang diduga mendukung kegiatan penambangan timah ilegal di perairan Teluk Kelabat Dalam, Dusun Mengkubung, yang telah berulang kali ditolak oleh masyarakat nelayan setempat.
Baca Juga :
- Dari Keluarga Sederhana, Lajuan Roma Ukir Prestasi Karate untuk Karimun
- Ketua Wuamesu Ende Tegaskan Maju Calon Ketua PK NTT, Dorong Mubes VII Berjalan Bersih dan Demokratis
- Reses Ketua DPRD Kepri di Tembesi Lestari, Bahas Soal Tertib Administrasi Hingga Link & Match SMK-Industri
Mengutip tintaberitababel[dot]com edisi Kamis (14/10/2021), Lukman, S. Pd selaku Ketua DPC HNSI Bangka membenarkan adanya dukungan dari organisasi yang dia pimpin itu.
“Itu kita benarkan. Itu kita bersama Astrada, dan itu atas perintah panglima kita; pak Johan Murod,” ujar Lukman mengakui.

