Polsek Bengkong Berhasil Amankan 8 Pelaku Curanmor di Empat TKP yang Berbeda

  • Bagikan
Berita Terkini Batam

Batam, Owntalk.co.id – Tindak pidana pencurian motor (Curanmor) semakin merajalela di Kota Batam. Kali ini untuk memberantas hal tersebut, Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong berhasil mengungkap kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di wilayah Kecamatan Bengkong, Batam.

Ada delapan (8) remaja yang masih berusia belasan tahun nekat melakukan aksi Curanmor. Penangkapan terhadap pelaku Curanmor di wilayah Kecamatan Bengkong ini berdasarkan empat (4) Laporan Polisi (LP) yang diterima Unit Operasional (Opsnal) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong.

Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal mengatakan, tangkapan tersebut merupakan prestasi besar bagi jajaran Polsek Bengkong. Sebab hal tersebut menjadi bukti bahwa polri selalu berjibaku untuk memberikan kenyamanan ditengah masyarakat.

“Ini merupakan prestasi yang besar untuk jajaran Polsek Bengkong, karena berhasil mengungkap kasus Curanmor yang terjadi selama ini di wilayah Bengkong dan sekitarnya,” ungkapnya, Jumat (03/09/2021).

Lanjut Kapolsek, Ke delapan remaja itu bernama inisial DHF (16), MAK (15), NAP (14), MJF (15), MR (17), FB (13), ADA (16), dan FDBL (21). Mereka melakukan pencurian kendaraan bermotor di empat lokasi yakni di Bengkong Indah Bawah Blok F Nomor 36, Kampung Belimbing Blok D Nomor 07 Sadai, Bengkong Kolam Blok B2 Nomor 2 Sadai, Bengkong Palapa 1 Blok A Nomor 17 Tanjung Buntung dan Melcem RT 001/RW 021 Tanjung Sengkuang, Batuampar Batam.

“Total ada enam (6) unit sepeda motor, dua di antaranya tidak memiliki surat-surat kendaraan bermotor (diangkut). Nah sesuai LP ada 4 unit motor, dua unit lagi kita masih kordinasi dengan pihak Polsek-polsek terdekat, apakah ada kendaraan bermotor yang hilang dan melapor. Pengakuan tersangka, mereka melakukan pencurian motor,” jelasnya.

Baca Juga :

Selain meringkus ke delapan remaja pelaku Curanmor, Polsek Bengkong juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB), di antaranya satu (1) unit sepeda motor merek Yamaha Vega R Tahun 2008 warna hitam merah marun bernomor polisi (Nopol) BP 4665 EG, satu (1) unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z 110 cc warna hitam Nopol 4753 DH, dan satu (1) unit sepeda motor merek Tahun 2006 warna silver marun Nopol BP 4056 DG. Satu (1) lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atas nama Jelita, satu (1) baju kaos warna orange, satu (1) celana training warna hitam dan satu topi warna cream.

Atas perbuatannya para remaja tersebut dijerat Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun kurungan. (Haykal)

  • Bagikan