Tinjau Aktivitas Tambang Ilegal di Lahan Milik Pemkab Bangka, Camat Akui Bukan Penertiban

Date:

Related stories

HUT RI Ke-77 Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Di Pulau Terluar Indonesia

Karimun, Owntalk.co.id - Sempena memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia...

Beraksi di 20 TKP, Seorang Jambret Berhasil Dibekuk Polsek Lubukbaja

Batam, Owntalk.co.id - Karim Teibang alias Bogan, residivis spesialis...

NasDem Bersuara, Tanggapi Gejolak Pergantian Sekretaris Kota Batam

Batam, Owntalk.co.id - Perihal adanya gejolak ditubuh Partai Nasional...

Sosialisasi Usaha Hulu Migas, Kapolres : Kita Selalu Siap Amankan Objek Vital Nasional

Meranti Owntalk.co.id - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul...

Bangka Belitung, Owntalk.co.id — Tim gabungan dari Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka bersama personil Polsek dan Camat Kecamatan Pemali serta Babinsa setempat, meninjau keberadaan tambang ilegal yang beroperasi di lahan milik Pemkab Bangka di kawasan Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, pada Rabu (18/08/2021) siang, pukul 11.00 WIB.

Ketika dimintai keterangannya melalui pesan singkat pada Rabu (18/08/2021) siang, Camat Pemali Aswan menegaskan kalau kegiatan hari ini hanya sebatas peninjauan lapangan saja, dan bukan termasuk penertiban.

“Bukan penertiban, tapi peninjauan oleh beberapa OPD terkait,” ucapnya.

Ia menuturkan saat melakukan peninjauan, lokasi penambangan tampak sepi, dan hanya menyisakan unit-unit peralatan milik para penambang yang dibiarkan tergeletak begitu saja.

Disinggung mengenai tindakan penertiban lebih lanjut, Aswan menyarankan untuk segera menghubungi pihak Satpol PP Pemkab Bangka, karena keputusan terkait hal itu bukan lah kewenangannya.

Namun saat hendak meminta konfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Satuan Satpol PP Pemkab Bangka, Kusyono, lagi-lagi selalu enggan menjawab pertanyaan yang menyangkut keberadaan tambang ilegal tersebut.

Baca Juga :

Sedangkan Kapolsek Kecamatan Pemali, Iptu Reza Irawan memastikan tidak ada lagi aktivitas penambangan yang beroperasi di lokasi.

“Iya betul. Kita bersama camat dan instansi terkait memastikan dan mengecek tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal di lokasi tersebut,” ungkap Kapolsek ketika dihubungi secara terpisah.

Sebagai informasi, diketahui kalau kawasan yang dijarah oleh tambang ilegal di kawasan Desa Air Ruai itu merupakan lahan milik Pemkab Bangka yang sudah dipersiapkan untuk pembangunan terminal baru dan rusunawa pada tahun depan.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan, pada Senin (16/08/2021) malam lalu.

“Iya. Lahan Pemkab [Bangka] dipersiapkan untuk lahan terminal dan lahan rusunawa yang rencanakan akan dibangun pada tahun 2022 nanti,” ujar Mulkan.

Sementara itu berdasarkan tangkapan video yang sempat merekam aktivitas tambang ilegal tersebut, terlihat kalau penambangan beroperasi sangat dekat sekali dengan bibir jalan raya, sehingga dikhawatirkan akan merusak fasilitas umum masyarakat sekitar. (JAM)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories