Mural Kritik Presiden Jokowi Menular ke Batam

  • Bagikan

Batam, Owntalk.co.id – Tiba-tiba netizen Batam ramai bicarakan soal mural kritikan ke Presiden Jokowi yang terpajang di Jalan Terowongan Pelita. Jumat, (20/9/2021).

Mural bertuliskan “Thx Jokowi I’m Dead”, “Bisnis di Pandemic” dan “NKRI harga Rp10 rb/ KK” itu mendadak ramai menyedot atensi dari warga dan petugas.

Petugas buru-buru mengecat ulang tulisan itu menjadi warna dasar tembok kembali.

Kapolsek Lubukbaja, AKP Budi Hartono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pembuat mural yang sempat membuat heboh warga Batam itu. Ia menilai, aksi mural itu dilakukan pada malam hari. Ditambah terowongan gelap.

“Kita masih lidik,” kata Budi Hartono seperti dikutip dari POSMETRO, Kamis (19/8). Pihaknya, akan mencari petunjuk agar pelaku vandalisme itu terungkap. Namun, pihaknya sudah menghapus sejumlah coretan di dinding Terowongan Pelita itu dengan cat putih.

“Lokasi terowongan tidak ada kamera CCTV, sehinga minim petunjuk. Tapi kita sudah memeriksa beberapa saksi,” katanya.

Baca Juga :

Selain itu, terowongan Pelita juga menjadi atensi pihaknya untuk memonitor karena rawan terjadi tindakan kriminal. “Bukan aksi vandalisme saja, tapi juga isu begal di lokasi,” katanya.

Kapolsek mengimbau, terutama pengendara yang melintas di terowongan Pelita agar tetap berhati-hati, terutama bagi yang bepergian di malam hari.

Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan, coretan di dinding aset BP Batam tersebut sudah dihapus. “Kebetulan isi konten dari bahasa yang kurang pas. Menyinggung Presiden. Kita turun tangan dan menghapus,” kata Dendi.

Pihaknya mengimbau, masyarakat Batam untuk bisa menjaga aset serta fasilitas dari keindahan nya.

Terkait Terowongan yang tidak dibekali kamera CCTV hingga menyulitkan pihak kepolisian mengungkap pelaku kejahatan, Dendi berjanji akan melakukan evaluasi. “Sebagai evaluasi kita akan meningkatkan pengawasan, terimakasih atas masukannya,” tutup Dendi

Sementara itu, Postingan tentang Mural kritikan di Terowongan Pelita ramai dibagikan oleh netizen. salahsatu netizen bernama Jovanka Lovata memebagikan video mural tersebut sembari memberikan caption “Terowongan Pelita Batam dipenuhi coretan “Thx Jokowi. I’m DEAD” Gercep banget petugasnya langsung dihapus. Mural dan moril sama² hilang,”

Selain di Batam, Mural mengkritik Jokowi sudah terlebih dahulu beredar di beberapa daerah. Mural pada dinding terowongan inspeksi Tol Kunciran-Bandara Soekarno Hatta di Batuceper, Kota Tangerang, Banten itu kini tak jelas lagi bentuknya.

Ada bulatan hitam pada bagian tengah lukisan yang, kentara sekali hasil dipoles ulang dengan cat hitam.

Tapi sebagian masyarakat kemungkinan mengetahui — melalui media sosial — bahwa mural itu semula adalah wajah yang diduga Presiden Joko Widodo dengan mata tertutup tanda merah bertulis “404: Not Found”.

Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Mural yang semula bergambar dua karakter kartun dengan tulisan “Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit” pun tak lagi tampak, berganti dengan sebidang tembok polos bercat kuning.

  • Bagikan