Kundur, Owntalk.co.id – PT Timah Tbk kembali menanam mangrove di kawasan Pantai Teluk Desa Kundur. Penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk reklamasi laut yang dilakukan PT Timah Tbk.
Penanaman mangrove ini dilakukan secara berkala. Pada awal tahun 2021 lalu, PT Timah Tbk wilayah operasi Kepulauan Riau dan Riau juga telah melakukan penanaman sekitar 5000 batang mangrove. Saat ini
penanaman mangrove kembali dilakukan, Sabtu (31/07/21)
PT Timah Tbk melibatkan masyarakat di wilayah operasional dalam menanam mangrove, untuk penanaman kembali ini sudah dilakukan sejak Senin s/d Jum’at dengan bibit pohon kurang lebih 1.800 (seribu delapan ratus) bibit mangrove untuk beberapa titik lokasi.
Penanaman mangrove ini juga upaya perusahaan dalam ikut melestarikan habitat serta menjaga ekosistem laut untuk meminimalisir terjadinya abrasi pantai. Tidak hanya melakukan penanaman, PT Timah juga rutin melakukan pemeliharaan dan monitoring.
Baca Juga :
- Dasco Fasilitasi Pembentukan Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Gelombang Pemutusan Kerja
- Karimun Siap 100 Persen Jadi Tuan Rumah POPDA X Kepri 2026, Bupati Targetkan Masuk Tiga Besar
- Karate Resmi Masuk POPDA X Kepri 2026, FORKI Apresiasi Dispora Kepri Dan Siap Sukseskan Ajang di Karimun
Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan kegiatan penananam mangrove kali ini merupakan tindak lanjut kegiatan penanaman awal tahun lalu.
“Kegiatan kali ini berupa penanaman atau tambal sulam pohon yang beberapa bulan lalu kita tanam dan tidak hidup, maka kita lakukan penanaman kembali sebagai wujud tanggung jawab kita dan masuk kategori pemeliharaan,” katanya
Ia juga menyampaikan pihaknya rutin melakukan pemeliharaan tanaman setiap tiga bulan. Jika ditemukan tanaman mangrove tidak hidup, maka ditanam kembali.
“Semoga hutan mangrove yang kita jaga ini, bisa memberikan manfaat di berbagai bidang dengan tujuan utama untuk mengurangi abarasi pantai,” tuturnya (Koko)

