Jakarta, Owntalk.co.id – Vaksinasi Gotong Royong Individu awalnya akan digelar oleh PT Kimia Farma Tbk. Program vaksinasi ini sebelumnya menjadi kontroversi di media sosial lantaran vaksinasi dilakukan secara berbayar.
Program vaksinasi berbayar ini diusung akan mulai dilaksanakan hari ini, Senin (12/7).
Namun Ganto Winarno Putro, Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, mengungkapkan vaksinasi ini akan ditunda pelaksanaannya dan belum dapat dipastikan kapan akan dilangsungkan.
“Kami mohon maaf karena jadwal Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin, 12 Juli 2021, akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya,” ungkapnya.
Baca Juga :
- Pemkab Karimun dan Forkopimda Buka Puasa Bersama di Teluk Air
- Limbah Berbau Hantui Pantai Nongsa, Suryanto Minta DLH Batam Perketat Pengawasan
- Wartawan Diancam Saat Mengambil Foto Parit Menguning di Depan PT Arjuna Logam Industri
Sedangkan pada Minggu (11/7) Plt Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), Agus Chandra mengatakan telah tersedia 1,5 juta dosis vaksin jenis Sinopharm untuk program vaksinasi ini.
Mengingat penundaan program, Ganto Winarto Putro menjelaskan bahwa 1,5 juta dosis tersebut merupakan jumlah keseluruhan program vaksinasi gotong royong dan baru sebatas alokasi untuk masing masing program.
“Untuk layanan vaksinasi gotong royong melalui korporasi tetap berjalan. Sudah ada alokasi masing-masing, ini untuk mendukung herd immunity tercapai.” Kata Ganto

