Batam Jadi Lokasi Industri Manufaktur dengan Teknologi 5G IoT Pertama di Indonesia

  • Bagikan

Batam, Owntalk.co.id – Kehadiran 5G di tanah air masih menjadi hal yang terus menarik untuk dibahas. Bagi sebagian besar masyarakat awam, pada awalnya keberadaan generasi terbaru dari jaringan internet ini dianggap dapat memberikan koneksi yang lebih cepat untuk keperluan hiburan atau aktivitas digital sehari-hari.

5G yang baru saja hadir sejauh ini hanya dinilai mampu untuk memberikan pengalaman streaming atau menonton video dengan kualitas gambar yang tinggi tanpa kendala buffering, atau kemampuan tinggi lain layaknya mengunduh gim dengan kapasitas puluhan GB hanya dalam waktu belasan menit.

Nyatanya, keunggulan yang dibawa oleh teknologi 5G jauh lebih mumpuni dari hal yang disebutkan di atas. Praktisi, pakar, dan pihak yang memahami betul potensi sesungguhnya dari generasi terbaru internet ini sejatinya memiliki target tertentu dari pemanfaatan teknologi 5G, lebih tepatnya untuk penerapan AIoT dan mendukung apa yang selama ini banyak dikenal dengan istilah transformasi digital dan era Industri 4.0.

Baca Juga :

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan berbagai operator seluler di tanah air menjadi pihak utama yang paham betul akan potensi 5G bahkan jauh sebelum teknologi tersebut secara resmi dihadirkan secara komersial.

Sedikit kilas balik, beberapa waktu lalu Kemkominfo bersama salah satu operator seluler di tanah air yaitu Smartfren melakukan uji coba 5G pada pita frekuensi tertinggi yang belum pernah digunakan sebelumnya (mmWave), hasil uji coba yang diperoleh pun menunjukkan secara nyata bahwa 5G dapat mengakselerasi keberadaan Industri 4.0 di tanah air lewat kecepatan internet tertinggi yang dimiliki.

Baca Halaman Selanjutnya….

  • Bagikan