Jakarta, Owntalk.co.id – Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jakarta diketahui telah dimulai hari ini. Uji coba ini sebelumnya diketahui akan dimulai pada Senin, 7 Juni 2021 namun karena adanya kesulitan dari Dinas Pendidikan untuk memperbaiki hasil asesmen tiap sekolah.
Dalam uji coba PTM ini, sebanyak 226 sekolah di DKI Jakarta akan berpartisipasi.
Kasubag Humas Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taga Radja, mengungkapkan uji pembelajaran tatap muka ini merupakan uji coba tahap satu. Sedangkan uji coba yang telah dilakukan sebelumnya hanya untuk pilototing terbatas.
Masa uji coba ini digelar dengan pembatasan kapasitas kelas hingga 50% dan juga hanya diadakan 3 kali dalam seminggu.
“Masih menggunakan piloting yang kemarin, jadi 50% belajar di sekolah, 50% belajar di rumah, harinya Senin, Rabu, Jumat, hanya 3-4 jam, gitu. Pendekatannya blended learning separuh tatap muka, separuh di rumah” ucapnya Taga.
Baca Juga :
- Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober
- Warga Tanjung Balai Keluhkan Narkoba hingga Keamanan Lingkungan
- 4.200 Pekerja Rentan Jadi Sasaran Program Pemkab Karimun
Pada daftar sekolah yang dipercayakan untuk melakukan uji coba ini, sudah terdapat 83 sekolah yang telah mengirimkan surat pertanggungjawaban mutlak dari pihak sekolah.
Dalam surat pertanggungjawaban mutlak tersebut, disebutkan sekolah akan terus menjamin protokol kesehatan Covid-19 kepada peserta didik.
“Untuk sekolah pelaksana terbatas tahap satu yang berjumlah 83 sekolah sudah mengajukan SPTJM ke disdik, maka sekolah tersebut diberikan izin untuk melanjutkan PTM sampai 24 Juni 2021,” jelasnya. (Ir)

