banner 728x90

Prabowo Minta Anggara Hingga 1700 Triliun

Berita Terkini Batam

Jakarta, Owntalk.co.id – Kementrian Pertahanan saat ini diketahui sedang menyiapkan proposal anggrana dana APBN guna untuk pemenuhan alat pendukung pertahanan Indonesia.

Hal itu tertuang dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024 (Alpalhankam).

Dalam Pasal 3 ayat 1 disebutkan bahwa Renbut Alpalhankam Kemhan/TNI seperti yang diatur dalam Pasal 2 ayat 1 sejumlah 124.995.000.000 dolar AS.

Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto ini diketahui dalam pemenuhan peremajaan alutsista ini membutuhkan dana hingga Rp1,7 kuadriliun atau Rp1.7650 triliun yang setara juga dengan US$ 124,99 miliar

Dalam rancangan Perpres tersebut, tertulis bahwa rancangan kebutuhan anggaran Alpalhankam Kemenhan dan TNI ini dirancang oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto

Baca Juga :

Anggaran ini diketahui meliputi akuisisi Alpalhankam sebesar US$ 79.099.625.314, pembayaran bunga tetap selama 5 Renstra US$ 13.390.000.000, serta dana kontingensi dan pemeliharaan dan perawatan Alpalhankam US$ 32.505.274.686.

Dalam rancangan Perpres ini juga terdapat rencana peminjaman uang kepada negara asing.

“Renbut (perencana kebutuhan) telah teralokasi sejumlah US$ 20.747.882.720 pada Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah Khusus Tahun 2020-2024,”

“Selisih dari Renbut sejumlah US$ 104.247.117.280 yang akan dipenuhi pada Renstra Tahun 2020-2024,” tulis rancangan perpres itu

(Ir)