Batam, Owntalk.co.id – Puluhan pekerja hiburan malam di Kampung Bule, Nagoya menggelar aksi protes kepada petugas saat akan menggelar razia prokes di beberapa tempat hiburan malam tersebut. Kamis, (6/5/2021).
Mereka menuduh petugas pilih kasih dalam menetapkan jam operasional untuk tempat hiburan malam.
Mereka menyebutkan, dibeberapa tempat, Petugas seperti tak berani menggelar razia dan menetapkan jam operasional untuk hiburan malam.
” Misal di Harbourbay dan Foodcourt Pasifik bebas-bebas aja,” sebut salahsatu dari mereka.
Baca Juga :
- Prabowo Tegas Bantah Sumbang Dana USD 1 Miliar untuk Board of Peace
- Prabowo Perkuat Diplomasi Idulfitri, Jalin Silaturahmi dengan Pemimpin Negara Muslim
- Direktur Diduga Buat Surat Pengunduran Diri Karyawan, Sengketa PT Ghaniyyah Indoteknik Maritim Kian Memanas
Aksi menghadang petugas yang digelar dini hari itu didominasi oleh wanita. Rata-rata dari mereka membawa kertas bertuliskan ” Pengusaha dan Pegawai Kampung Bule, SEKARAT”
Bahkan beberapa dari mereka menyebutkan, bukan hanya pekerja saja yang menggelar aksi protes kepada petugas itu, tapi ada juga pengusaha di kampung bule yang ikut dalam aksi tersebut.
” Ini gerakan bersama, semua kita sedang sulit, petugas jangan pilih kasih,” lanjut mereka. (***)

