Batam, Owntalk.co.id – Puluhan pekerja hiburan malam di Kampung Bule, Nagoya menggelar aksi protes kepada petugas saat akan menggelar razia prokes di beberapa tempat hiburan malam tersebut. Kamis, (6/5/2021).
Mereka menuduh petugas pilih kasih dalam menetapkan jam operasional untuk tempat hiburan malam.
Mereka menyebutkan, dibeberapa tempat, Petugas seperti tak berani menggelar razia dan menetapkan jam operasional untuk hiburan malam.
” Misal di Harbourbay dan Foodcourt Pasifik bebas-bebas aja,” sebut salahsatu dari mereka.
Baca Juga :
- Tim Advokasi Setokok Desak Polda Kepri dan Polresta Barelang Transparan Tangani Bentrokan Berdarah
- Sekolah Merah Putih di Rempang Jadi Harapan Baru Anak Hinterland, Pendidikan Gratis Disiapkan hingga SMA
- Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober
Aksi menghadang petugas yang digelar dini hari itu didominasi oleh wanita. Rata-rata dari mereka membawa kertas bertuliskan ” Pengusaha dan Pegawai Kampung Bule, SEKARAT”
Bahkan beberapa dari mereka menyebutkan, bukan hanya pekerja saja yang menggelar aksi protes kepada petugas itu, tapi ada juga pengusaha di kampung bule yang ikut dalam aksi tersebut.
” Ini gerakan bersama, semua kita sedang sulit, petugas jangan pilih kasih,” lanjut mereka. (***)

