Jakarta, Owntalk.co.id – Puan mengajak masyarakat menjadikan bulan suci ini untuk meningkatkan ketakwaan, melatih kesabaran, serta meningkatkan rasa kepedulian pada sesama.
“Alhamdulillah kita kembali bertemu bulan suci Ramadan, meski masih dalam suasana pandemi,” kata Puan, di Jakarta, Senin (12/4/2021). Puan mengungkapkan, selama setahun lebih, pandemi mengajarkan seluruh umat manusia untuk lebih sabar dan tawakal, serta lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Selain itu, kata Puan, pandemi juga mengajarkan tentang pentingnya kepedulian pada sesama yang kesulitan karena terdampak pandemi Covid-19. “Peduli sesama, bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak pandemi,” ungkap Puan.
- Jepang Kucurkan Investasi Jumbo ke Indonesia, Prabowo Saksikan Langsung di Tokyo
- Di Tengah Dinamika Global, Presiden Prabowo Pimpin Ratas Bahas Arah Baru Kebijakan Energi dan Ekonomi Nasional
- LPM Tanjung Uncang Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja Jelang Aksi Damai
Pada bulan Ramadan ini, Puan berharap ketakwaan dan kepedulian pada sesama dapat lebih meningkat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2014-2019 tersebut juga mengimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
“Disiplin, sabar, tawakal, dan peduli sesama adalah nilai-nilai ibadah puasa. Mari kita tingkatkan lagi menjalankan nilai-nilai itu di bulan suci ini. Jadikan bulan puasa ini untuk introspeksi diri seraya berdoa agar pandemi cepat teratasi,” sambung legislator dapil Jawa Tengah V itu.
Terkait kepedulian sesama dan gotong royong, Puan mengajak masyarakat membantu seluruh korban dan keluarga korban bencana alam agar segera pulih dari luka dan kesulitan lainnya. Termasuk untuk para korban gempa bumi di wilayah Pesisir Selatan Jawa Timur. “Semoga para korban dan keluarga korban diberi kekuatan, segera pulih dari luka dan duka akibat bencana,” ungkap Puan.

