Jakarta, Owntalk.co.id – Protes Anti-Kudeta yang berlangsung di sejumlah kota di Myanmar tidak hanya melumpuhkan atau menimbulkan korban jiwa. Kini 6 Jurnalis turut terseret dalam pengadilan karena meliput protes tersebut.
Salah satu yang turut diadili dan sudah menjalani proses ialah Thein Zaw 32 tahun, fotografer yang berasal dari media terkemuka Associated Press.
Pengadilan setempat mengadili hingga mendakwa Thein Zaw karena alasan, ia membuat ketakutan, menyebarkan berita palsu hingga membuat marah pegawai pemerintah
Menarik Dibaca : Wartawan Senior Ini Gugat Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Rp 100 Miliar
Ian Philips, wakil pimpinan berita internasional Associated Press menyerukan agar Thein Zaw segera dibebaskan. Karena menurutnya Thein Zaw yang merupakan jurnalis independen hanya menjalankan tugasnya bukan ikut protes aksi turun ke jalan.
“Jurnalis independen harus diperbolehkan memberitakan dengan bebas dan aman tanpa takut akan pembalasan,” katanya.
Berita Terbaru
- Polri Perketat Disiplin Internal, Seluruh Anggota Dilarang Menggunakan Vape
- Tim Formatur Rampungkan Struktur Kepengurusan PK NTT Kota Batam Periode 2026–2031
- Malam Basudara, DPP Flostar Nusantara Bersatu Tegaskan Hadir Bukan untuk Menyaingi Paguyuban Lain
- Sejarah Baru! Gawat FC Walangsawa Bawa Pulang Trofi Liga 1 Persebata 2026 ke Uyelewun
- Udin Pelor Buka Suara soal Lahan Makam Tanjung Riau
Lima jurnalis lainnya diketahui berasal dari media lokal dan juga jurnalis lepas, dengan alasan yang sama kelimanya didakwa dan telah di tahan di penjara Insein, Yangon.

