Woow Puluhan Iphone Ilegal Ditangkap Di Perairan Tanjung Pinggir

Woow Puluhan Iphone Ilegal Ditangkap Di Perairan Tanjung Pinggir
Ilustrasi. (Doc. Google)

Batam, owntalk.co.id – Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Sumarna memberikan keterangan tertulisnya, Rabu (20/05/2020).

“Dengan memaksimalkan kinerja Tim Intelijen KPU Bea dan Cukai Batam dan CSS Bea Cukai Batam dan Tim Patrol PSO Bea Cukai Batam keberadaan kapal speedboat 2 mesin SB.GM Adi Syahputra dapat dideteksi dan selanjutnya diamankan di Dermaga PSO Bea Cukai Batam,” ujarnya

Tim Patroli Bea Cukai Batam dengan menggunakan Kapal Patroli BC 15027 dan BC 7005 berhasil menegah 79 unit handphone merek iphone dan 6 karton aksesoris handphone di seputar perairan Tanjung Pinggir Batam.

Berawal dari kegiatan patroli laut bersama yang dilakukan dengan nama Jaring Sriwijaya. Barang tegahan tersebut dimuat di dalam kapal speedboat 2 mesin SB.GM Adi Syahputra yang bertolak dari Batam menuju Cuncong Tembilahan Kabupaten Indagiri, Riau.

Kemudian, sesampai di dermaga PSO Bea Cukai Batam, terhadap sarana pengangkut tersebut dilakukan pemeriksaan dan kedapatan 79 unit handphone merek iphone dan 6 karton aksesoris handphone yang tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan.

“Barang tegahan berupa 79 unit handphone merek iphone dan 6 karton aksesoris handphone tersebut kedapatan dalam kondisi baru dan bekas dengan nilai Rp. 131.200.000 dan potensi kerugian negara sebesar Rp. 58.496.315 ,” paparnya.

Sambung Sumarna, pelanggaran kepabeanan atas kegiatan kapal speedboat 2 mesin SB.GM Adi Syahputra adalah pasal 9 ayat (1), pasal 19 ayat (1) dan (2), pasal 37 ayat (2), dan pasal 38 ayat (3) PP Nomor 10 Tahun 2012, pasal 33 ayat (1) huruf a Peraturan Menteri Keuangan nomor 120/PMK.04/2017. Terhadap barang tegahan tersebut ditetapkan statusnya Barang Dikuasai Negara (BDN).

“Di tengah situasi Pandemi COVID-19, Bea Cukai Batam terus-menerus berkomitmen untuk melakukan pengawasan atas keluar masuknya barang-barang ilegal ke dan dari Batam,” tutupnya. (Ayyu)

BACA JUGA :  Jelang New Normal Pengguna Bus Trans Batam Kembali Meningkat