
Batam, owntalk.co.id – Paguyuban Kediri Bersatu mengadakan kegiatan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak dari COVID-19 atau virus corona.
Kali ini, sumbangan berupa sembako untuk warga kurang mampu dilaksanakan di wilayah 8 korwil meliputi Sagulung, Batu Aji, Tiban/sekupang, Lubuk Baja, Bengkong, Batu Ampar, Batam Kota, Nongsa, Sengkuang dan Sei Beduk.
Ketua Kediri Bersatu Batam H. Abdul Hamid, SE didampingi oleh Sekjen & Bendahara menjelaskan, pemberian sembako ini untuk membantu para warga yang kesulitan akibat terdampak wabah virus Corona (COVID-19).
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, masing-masing Korwil mendapatkan paket sembako dan dibagikan secara door to door atau pintu ke pintu untuk mencegah kerumunan.
Kediri Beratu juga mendukung program pemerintah.
Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, saya juga menghimbau kepada dulur2 beberapa hal, sbb :
1. Tetap di rumah, bepergian apabila ada hal penting saja.
2. Selalu gunakan masker, kemanapun kita pergi.
3. Semprot disinfektan pada kendaraan dan sediakan hand sanitizer dalam kendaraan.
4. Menjaga jarak aman penumpang, di kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
5. Sementara ini sebaiknya tidak mudik, berlebaran via daring saja (online).
“ Mari bersatu dan bergotong royong melawan Covid-19. Dengan disiplin yang kuat, Insyaa Allah kita akan bisa mengatasi semua ini “ Kata dia.
Dia juga menyampaikan bahwa virus itu tidak dapat dilihat dan hanya menyerang orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
“Untuk meningkatkan daya tahan tubuh (imun) kita harus olah raga, makanan yang sehat dan istirahat yang cukup,” jelasnya
Lebih lanjut, dia juga menyebut bahwa virus itu tidak dapat berpindah sendiri, covid 19 bisa berpindah apabila disemburkan melalui bersin, ataupun diterbangkan angin.
“ Virus itu gampang mati dengan suhu panas, sabun, alkohol dan alat-alat pembersih lainnya. Tapi, yang menjadi bahaya bila virus itu masuk ke paru-paru melalui saluran pernafasan.
“ Virus itu tidak mampu menyerang orang yang kuat tapi orang yang kuat tersebut membawa virus dan menyebarkan kemana mana.
“ Oleh karena itu harus diputus dengan berjaga jarak ( social distance ), Kita tdk perlu takut berlebihan tapi jangan sombong, tetap waspada dan berhati hati.,” Pesannya. (***)

