
Bantuan itu disebut Google sebagai dana bantuan darurat jurnalisme kepada ribuan penerbit berskala kecil, menengah dan besar.
Batam, owntalk.co.id – Google News Initiative memberikan bantuan kepada Para wartawan dan Jurnalis yang terus bekerja meliput pemberitaan ditengah pandemik covid 19.
Bantuan itu disebut Google sebagai dana bantuan darurat jurnalisme kepada ribuan penerbit berskala kecil, menengah dan besar.
Dalam peraturannya, Google juga memastikan bahwa media yang akan memperoleh bantuan tersebut merupakan penerbit berita dengan hasil yang orisinil.
Para penerbit berita bisa mendaftar untuk mendapatkan bantuan ini melalui formulir pendaftaran sederhana. Redaksi berita di seluruh dunia yang memenuhi syarat dapat mendaftar selama 15-30 April 2020, pukul 13.59 WIB. Selanjutnya, Google akan mengumumkan penerima dana bantuan dan cara penggunaan dananya dalam beberapa minggu selanjutnya.
Google menyebutkan bahwa pihaknya menggelontorkan dana berkisar $1 Juta dolar untuk International Center for Journalists, dana tersebut nantinya bisa bermanfaat kepada Para Wartawan dan Jurnalis ditengah meliput pemberitaan.
Pendanaan ini adalah kelanjutan dari pendanaan US$6.5 juta untuk fact-checkers dan lembaga nonprofit yang disinformasi di seluruh dunia, terutama yang berkenaan dengan coronavirus.
Sementara itu, VP Product Management, Brad Bender mengemukakan Google telah menyediakan informasi terbaru mengenai coronavirus untuk top result.
“Kami memastikan masyarakat mendapatkan informasi coronavirus terbaru yang dihimpun dari sumber-sumber terpercaya,” ujar Brad.
Bahkan, fitur Google Assistant dapat membantu pencarian soal COVID-19 dengan pertanyaan, “Hey Google, what’s the latest news on coronavirus?” Tidak hanya dalam bahasa Inggris, tapi juga tersedia untuk lebih dari 10 bahasa. (***)

