Ratusan Siswa STM/SMA Kota Batam gagal Lakukan Unjuk Rasa penolakkn RUU KHUP bersama Mahasiswa

Ratusan Siswa STM/SMA Kota Batam gagal Lakukan Unjuk Rasa penolakkn RUU KHUP bersama Mahasiswa

Batam, owntalk.co.id - Sebanyak ratusan siswa berasal dari sejumlah sekolah lanjutan atas dikota Batam gagal melaksanakan aksi unjuk rasa menolak RUU KUHP yang akan digelar oleh Mahasiswa. Jumat, (27/9).

Gagalnya mereka melaksanakan aksi unjuk rasa itu karena agenda Aksi Penolakkan sejumlah rancangan Undang-Undang permasyarakatan dan RUU KPK ditunda hingga Senin, (30/9) mendatang. 

Salah seorang siswa STM bernama Farid,mangatakan mereka datang untuk ikut aksi bersama Mahasiswa menolak sejumlah peraturan yang akan disahkan oleh Pemerintah dan DPR.

“Kami mengetahui dari facebook, bahwa hari ini mahasiswa Batam mengadakan aksi unjuk rasa, kami mau ikut untuk menyuarakan penolakkan Rancangan Undang-undang tersebut.” Kata Farid yang diwawancarai owntalk.co.id diteras Masjid Raya Batam Centre

Lanjut Farid, Seluruh siswa lanjutan atas yang datang pada hari itu rata-rata berasal dari kelas 3 SMA dan SMK. 

Selain datang untuk menyuarakan aspirasinya, ratusan massa tersebut juga berniat untuk membersihkan area disekitar lokasi aksi unjuk rasa.

“ Kami juga berniat membersihkan area lokasi unjuk rasa paska selesainya aksi tersebut. Sebab kami ingin belajar untuk kritis menanggapi setiap hal-hal penting yang terjadi di negara ini.” Kata Farid 

Sedikitnya, kata Farid ada delapan sekolah yang datang saat itu dan batal mengikuti agenda unjuk rasa tersebut. “ Ada 8 sekolah SMA dan STM yang hadir disini, lalu, karena agenda nya diundur pada Senin mendatang, kami juga tidak akan mengikuti aksi tersebut di jam sekolah.” Tutupnya

Sementara itu, Penolakkan RUU KUHP dan Sejumlah RUU lainnya yang digagas oleh Guntur sebagai penanggung jawab Aksi tersebut mengatakan bahwa aksi itu di undur hingga Senin, (30/9) mendatang. 

Pernyataan itu disampaikan Guntur pada owntalk.co.id disela-sela Ia berbicara dengan siswa SMA / STM yang datang.

“ Karena surat kami ke Polres belum 3x24 jam, maka aksi tersebut kami undur pada Senin mendatang.” Kata Guntur 

Lebih lanjut, Guntur menghimbau kepada siswa-siswa SMA dan STM untuk tidak mengikuti aksi tersebut. Karena menurutnya, pihaknya tidak mengundang para anak SMA dan STM tersebut untuk mengikuti aksi itu.(ack)