HNSI Karimun Siapkan Muscablub, Panitia Penjaringan Ketua Segera Dibentuk

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 32768;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 48;

Karimun, Owntalk.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karimun dalam waktu dekat akan membentuk Panitia Penjaringan Calon Ketua dan Panitia Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) untuk masa bakti 2026–2031.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Panitia Penjaringan dan Muscablub DPC HNSI Karimun, Bernat Gultom, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD HNSI Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (6/6/2026).

banner 728x90

Bernat Gultom menjelaskan bahwa pembentukan panitia merupakan langkah awal untuk mempersiapkan pelaksanaan Muscablub yang akan memilih kepengurusan baru DPC HNSI Kabupaten Karimun periode 2026–2031.

Menurutnya, dirinya datang ke Karimun berdasarkan mandat yang diberikan oleh Ketua DPD HNSI Provinsi Kepulauan Riau, Haji Eko Priyanto, untuk memimpin proses pembentukan Panitia Penjaringan serta Panitia Muscablub.

“Saya hadir di Karimun dengan mandat dari Ketua DPD HNSI Kepri untuk mempersiapkan pembentukan panitia penjaringan dan panitia Muscablub agar proses regenerasi kepemimpinan organisasi dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Bernat menjelaskan, sebenarnya penunjukan PLT tidak diperlukan apabila proses pergantian kepengurusan berjalan tepat waktu. Namun karena masa kepengurusan DPC HNSI Kabupaten Karimun telah berakhir pada 17 Januari 2026, maka diperlukan pengisian kekosongan kepemimpinan sementara hingga terpilihnya pengurus definitif melalui Muscablub.

Dalam proses penjaringan nantinya, seluruh kader dan pengurus HNSI yang memenuhi syarat diberikan kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri sebagai ketua. Baik pengurus di tingkat cabang maupun ranting dipersilakan ikut berkompetisi secara terbuka.

“Siapa pun yang berasal dari jajaran pengurus DPC maupun tingkat ranting memiliki hak yang sama untuk maju dalam Muscablub. Semua calon akan melalui proses verifikasi sesuai ketentuan organisasi,” katanya.

Selain membahas persiapan Muscablub, Bernat juga menyoroti kondisi organisasi di tingkat bawah. Ia menyebutkan bahwa dari 14 ranting HNSI yang ada di Kabupaten Karimun, sebagian besar masa kepengurusannya telah berakhir dan saat ini tidak lagi memiliki surat keputusan (SK) kepengurusan yang masih aktif.

Karena itu, pembenahan organisasi hingga ke tingkat ranting menjadi salah satu agenda penting yang harus dilakukan oleh kepengurusan baru nantinya.

Bernat berharap kepengurusan DPC HNSI Karimun yang akan terpilih melalui Muscablub dapat menjalin kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Karimun dan berbagai pihak terkait guna memperjuangkan kepentingan nelayan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Dengan kepengurusan yang baru, kami berharap HNSI Karimun dapat semakin solid dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Karimun,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *