Batam, Owntalk.co.id – Operasi pencarian seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan 1 Barelang, Batam, akhirnya berakhir dengan kabar duka. Tim SAR gabungan menemukan korban, berinisial RR, dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa siang, 12 Agustus 2025.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB oleh Tim SAR, kurang lebih 500 meter dari lokasi ia diduga terjun. Menurut Dantim Pos Basarnas, Dedius Febrianto Sembiring, saat ditemukan, korban mengenakan kaus futsal berwarna putih bernomor punggung 07 dengan tulisan ‘Rifaldo’. Setelah dievakuasi oleh tim SAR dan Ditpolair Polda Kepri, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tragis ini pertama kali dilaporkan pada Senin dini hari, 11 Agustus 2025. Basarnas menerima informasi sekitar pukul 07.00 WIB, dengan dugaan korban melompat sekitar pukul 02.00 WIB. Di lokasi kejadian, ditemukan sepeda motor Honda Beat hijau-putih BP 2938 ME yang terparkir di atas jembatan dengan kunci yang masih menggantung. Di spion motor, tergantung sebuah topi, sementara di jok motor ditemukan dompet berisi KTP, kartu BPJS, kartu berobat, dan sebotol minuman keras.
Menurut saksi mata, korban terlihat memarkir motornya, berjalan sekitar 100 meter, lalu melompat. Blasius, Komandan Pos Ditpam BP Batam, membenarkan bahwa di dekat motor korban juga ditemukan sebotol minuman keras jenis vodka. Sayangnya, rekaman CCTV di area tersebut tidak dapat digunakan karena kamera dalam kondisi rusak akibat sambaran petir.
Pencarian sempat menghadapi beberapa kendala. Hujan lebat pada Senin pagi sempat menunda operasi, namun pencarian dilanjutkan kembali pada pukul 12.40 WIB. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Ditpam BP Batam, dan KPLP menggunakan berbagai peralatan, termasuk rubber boat dan drone thermal, untuk menyisir area seluas 200 meter di sekitar titik awal.
Identifikasi korban juga sempat membingungkan pihak kepolisian karena ditemukan dua nama berbeda pada dokumen yang ditemukan di motor: KTP dengan inisial AA, serta kartu Jamsostek dan KIS dengan inisial RRS. Namun, setelah pencarian yang intens, jenazah korban berhasil ditemukan dan kini telah berada di RS Bhayangkara.