Jakarta, Owntalk.co.id – Pemulihan ekonomi nasional mulai terjadi seiring digenjotnya program vaksinasi. Sektor pariwisata, sebagai sektor andalan, terus melakukan pembenahan. Tak ingin terus meratapi wabah pandemi dan ingin terus memberikan optimisme bagi sektor pariwisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyiapkan sejumlah langkah strategis demi mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Berbicara dalam weekly press conference, Senin (8/3/2021), Sandiaga Uno mengemukakan strateginya. Pertama, program stimulus hibah pariwisata. Pada 2020, Kemenparekraf memberikan stimulus di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp3,3 triliun dengan angka realisasi sebesar 69,63 persen. Dari dana tersebut, 30 persen untuk pemerintah daerah dan 70 persen untuk pengusaha hotel dan restoran.
Kedua, penerapan free covid corridor atau travel corridor arrangement. Kebijakan tersebut memungkinkan pembukaan perbatasan untuk wisatawan asing dengan syarat kesehatan yang ketat.
Baca Juga :
- Dari Awal Bekerja, Andi Klaim BPJS Kesehatan Baru Dibuat Oktober 2025 oleh PT Ghaniyyah Indoteknik Maritim
- Warga RT 05/RW 17 Telaga Rindu Gelar Bakti Sosial Sambut Ramadhan, Semenisasi Jalan dari Swadaya Masyarakat
- Pererat Silaturahmi Perantau Sulawesi Utara, Kawanua Kepri Siap Gelar Muswil dan Musda Serentak Akhir Maret 2026
Ketiga, pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Keempat, memfasilitasi on boarding program digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif. Pada 2020 on boarding program ini mencapai 4 juta peserta dan tahun ini ditargetkan bisa mencapai 10–15 juta pelaku parekraf.
Kelima, pengembangan desa wisata yang merupakan bagian dari pada pilar terpenting dari pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan. Sesuai RPJMN 2020–2024, Kemenparekraf/Baparekraf menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024.
Baca Halaman Selanjutnya…

