banner 728x90

Stephane Kembali Terpilih di Muswil I, Gekrafs Kepri Mantapkan Agenda 2026–2029

Batam, Owntalk.co.id – Komitmen menjadikan ekonomi kreatif sebagai kekuatan pembangunan daerah ditegaskan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I DPW Gekrafs Kepulauan Riau yang digelar di Beverly Hotel Batam, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini menjadi forum evaluasi, konsolidasi organisasi, sekaligus merumuskan arah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di wilayah Kepri.

Ketua Organizing Committee, Rizki Ramadhani, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Muswil perdana tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus, peserta, dan para mitra yang telah berpartisipasi. Tanpa kolaborasi ini, Muswil tidak akan terlaksana dengan baik. Semoga pertemuan ini melahirkan gagasan baru dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Forum Musyawarah Berbasis Persatuan

Wakil Ketua Harian DPP Gekrafs, Noval Abuzarr, yang hadir mewakili Ketua Umum Kawendra Lukistian, juga menyampaikan salam sekaligus apresiasi atas terselenggaranya Muswil I di Kepri.

“Kami dari DPP mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kerja keras DPW Gekrafs Kepri sehingga Muswil ini dapat terlaksana. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi,” katanya.

Noval menegaskan bahwa Muswil merupakan forum demokratis yang mengedepankan musyawarah mufakat sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Yang membedakan Gekrafs dengan organisasi lain adalah kami menggunakan azas sila ketiga, persatuan. Tidak memakai sistem one man one vote. Semua diputuskan melalui musyawarah. Jika terjadi deadlock, DPP akan mengambil peran agar roda organisasi tetap berjalan,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua DPW periode 2021–2026, Stephane Gerald Martogi Siburian, yang dinilai berhasil menggerakkan organisasi secara aktif dan produktif.

Laporan 77 Kegiatan Selama Periode Kepemimpinan

Dalam laporan pertanggungjawabannya, Stephane memaparkan bahwa selama masa kepemimpinannya, Gekrafs Kepri telah melaksanakan 77 kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga kolaborasi lintas sektor.

Program-program tersebut mencakup penguatan kapasitas pelaku usaha, promosi produk kreatif, diskusi branding, hingga jejaring kemitraan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pengurus dan stakeholder yang telah bekerja bersama selama periode ini. Semua capaian ini adalah hasil kerja kolektif, bukan kerja satu orang,” ungkap Stephane.

Ia berharap ke depan organisasi dapat semakin tertata, terutama dalam hal pendataan kegiatan, penguatan dokumentasi, serta perluasan kemitraan agar manfaat program lebih optimal dan berkelanjutan.

Stephane Kembali Terpilih Pimpin 2026–2029

Melalui proses musyawarah yang berlangsung khidmat dan dinamis serta SatSet, peserta Muswil sepakat kembali memilih Stephane Gerald Martogi Siburian sebagai Ketua DPW Gekrafs Kepri periode 2026–2029.

Dalam sambutan setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Stephane menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan semua. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Terima kasih juga kepada seluruh pengurus, panitia, dan mitra lintas sektor yang terus mendukung perjalanan Gekrafs Kepri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan ekosistem, peningkatan kolaborasi, serta memastikan setiap program memberi dampak ekonomi nyata bagi pelaku kreatif.

Talkshow Dorong Penguatan Identitas dan Daya Saing

Rangkaian Muswil turut diisi talkshow bertema “Brand Identity & Daya Saing Ekrafs” yang dimoderatori Kasiyanto, menghadirkan narasumber Noval Abuzarr (Tenaga Ahli Kementerian UMKM), Faizal Hermiansyah (Tenaga Ahli Komisi X DPR RI), serta Ridho Akbar (Owner Poetri Radja).

Diskusi tersebut diikuti para pelaku UMKM dan komunitas kreatif, dengan penekanan pada pentingnya membangun identitas produk, meningkatkan kualitas, serta memperkuat strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Perkuat Ekraf sebagai Motor Pertumbuhan Daerah

Muswil I ini menjadi penanda bahwa ekonomi kreatif dipandang sebagai aset strategis Kepulauan Riau, tidak hanya sebagai sektor pendukung, tetapi sebagai motor pertumbuhan baru berbasis inovasi, kreativitas, dan kolaborasi.

Dengan semangat persatuan yang menjadi landasan organisasi, Gekrafs Kepri optimistis mampu mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha kreatif yang berdaya saing dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *