Batam, Owntalk.co.id – Reses Masa Sidang III tahun 2025 yang digelar Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, di Perumahan Tiban Palm, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, berlangsung berbeda.
Tak sekadar menyerap aspirasi, Aweng juga memberikan edukasi kepada warga soal mekanisme penyerapan anggaran daerah, terutama terkait legalitas lahan yang menjadi objek pembangunan.
Dalam dialog terbuka yang dihadiri sejumlah warga RW 24, Aweng menanggapi langsung permintaan pembangunan gedung serbaguna dari Ketua RW setempat. Ia menegaskan bahwa legalitas lahan menjadi syarat utama sebelum anggaran dari pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD atau APBD dapat dialokasikan.
“Sebelum saya jawab permintaan Pak RW, terlebih dahulu saya tanyakan legalitas lahannya,” tegas Aweng di hadapan warga di Fasum Olahraga RT02/RT03, Selasa (6/8/2025) malam.
Ia menjelaskan bahwa banyak aspirasi pembangunan tidak bisa direalisasikan karena status lahan yang masih bermasalah atau tidak memiliki legalitas yang sah.
“Kalau legalitasnya sudah jelas, saya minta Pak RW datang ke kantor saya. Nanti kita panggil dinas terkait untuk proses selanjutnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aweng juga menyampaikan bahwa forum reses bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata pengabdian anggota DPRD kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa semua aspirasi yang disampaikan saat reses akan dicatat dan diupayakan untuk direalisasikan sesuai kebutuhan.
“Beda dengan berbincang di warung kopi, saat reses inilah tempat menyampaikan keinginan masyarakat secara resmi. Ini adalah wujud pengabdian kami kepada warga,” tambahnya.
Selain permintaan pembangunan gedung serbaguna, warga RW 24 juga mengajukan sejumlah kebutuhan lainnya, seperti seragam untuk ibu-ibu hadroh, pendingin untuk posyandu, serta bantuan kegiatan 17 Agustus. Semuanya direspons positif oleh Aweng.
“Saya akan bantu seragam dan sekaligus alat hadroh-nya. Untuk posyandu, biar nyaman dan tidak panas, saya akan bantu AC. Dan untuk kegiatan kemerdekaan, silakan ajukan proposal ke tim saya, insya Allah saya bantu,” pungkasnya disambut antusias warga.
Reses ini sekaligus menjadi momentum bagi warga dan wakil rakyat untuk memperkuat sinergi membangun lingkungan. Reses di Tiban Palm juga dihadiri Sekretaris Lurah (Seklur) Tiban Baru Pokas serta tokoh masyarakat setempat.