Karimun, Owntalk.co.id – Meski Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan penghentian segala bentuk perjudian, baik langsung maupun online, kenyataannya di Karimun praktek judi bahkan transaksi narkoba tampaknya dibiarkan begitu saja. Salah satu lokasi yang menjadi pusat peredaran kegiatan ilegal ini adalah Hotel Satria Tanjungbalai Karimun.
Di lantai 4 Hotel Satria, sebuah kasino yang digemari kalangan elit sudah beroperasi bebas sejak beberapa bulan lalu. Meski aktivitas ini sudah lama terdengar, ketika awak media mencoba melakukan investigasi, mereka langsung dicegat oleh dua karyawan hotel yang mengenakan pakaian serba hitam dan melarang untuk naik ke lantai 4. Karyawan tersebut beralasan bahwa lantai 4 hanya digunakan untuk “main” bagi tamu VIP setelah minum.
Namun, tak sedikit pengunjung hotel yang mengakui bahwa kasino ini sudah beroperasi sejak 2024, mulai pukul 4 sore hingga subuh. Menurut mereka, hanya orang-orang elit dari etnis tertentu yang bisa mengakses tempat tersebut. Bahkan, beberapa tamu menduga, selain aktivitas judi, transaksi narkotika juga terjadi di lokasi tersebut.
Pihak pengunjung mengungkapkan kekhawatiran mereka dan meminta agar aparat kepolisian serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Karimun segera melakukan pemeriksaan terhadap lantai 4 Hotel Satria. Aktivitas ilegal ini makin mencuat, dengan banyak pihak mempertanyakan mengapa hal ini dibiarkan bebas tanpa tindakan tegas.

