Jakarta, Owntalk.co.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) (persero) terus meningkatkan standar layanan makanan di kapal penumpang dengan meraih sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dari PT Sucofindo.
Sertifikasi ini menjamin bahwa seluruh makanan yang disajikan di atas Kapal PELNI telah melalui serangkaian uji mutu sesuai dengan standar internasional SNI CXC 1-1969: 2020.
Sertifikat HACCP diterima langsung oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy, dari Direktur Utama Sucofindo, Jobi Triananda, di atas Kapal KM Dorolonda yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat (3/11).
Nuraini Dessy, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, mengucapkan terima kasih kepada PT Sucofindo atas pendampingan mereka sejak awal proses persiapan sertifikasi HACCP untuk KM Dorolonda.
Ia menjelaskan bahwa sertifikasi ini sangat penting bagi PELNI karena memberikan kepercayaan kepada pelanggan kapal PELNI bahwa makanan yang disajikan telah mengikuti proses yang diawasi dengan baik dan memenuhi standar kualitas.
Sertifikasi HACCP yang berhasil diraih saat ini baru diberikan untuk KM Dorolonda. Namun, sertifikasi serupa akan segera diimplementasikan di kapal penumpang PELNI lainnya pada tahun 2024. PELNI berkomitmen untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan kepada penumpang di seluruh kapalnya.
HACCP adalah sistem manajemen keamanan pangan yang mengidentifikasi risiko dan bahaya yang mungkin muncul selama proses pemrosesan makanan. Standar HACCP mengendalikan seluruh proses bisnis pengolahan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian kepada konsumen.
Dessy meyakinkan bahwa dengan sertifikat HACCP ini, seluruh makanan yang disajikan kepada penumpang dijamin bebas dari kontaminan biologis, kimia, dan potensi kontaminan lain yang dapat membahayakan kesehatan penumpang selama perjalanan.
PELNI juga telah menerapkan standar layanan pemberian makanan kepada penumpang kapal atau dikenal sebagai Food Service System (FSS). Standar ini memastikan bahwa kualitas makanan, keamanan, kebersihan, sanitasi lingkungan, dan peralatan memasak sesuai dengan ketentuan yang menjadikan makanan yang disajikan layak dikonsumsi.
Untuk memenuhi syarat dan memperoleh sertifikasi HACCP dan implementasi FSS, KM Dorolonda melakukan sejumlah upaya seperti uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi bagi kru kapal yang menangani makanan, perbaikan infrastruktur fasilitas dapur kapal, penggunaan peralatan memasak dari bahan stainless steel yang sesuai dengan kategori food grade, dan perlengkapan memasak yang lengkap untuk menjaga kebersihan pangan.
KM Dorolonda adalah salah satu kapal penumpang PELNI dengan kapasitas mencapai 2000 penumpang. Kapal ini, buatan Jerman tahun 2000, melayani rute Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Bau Bau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung.
Direktur Utama PT Sucofindo, Jobi Triananda, mengapresiasi PELNI atas sertifikasi HACCP yang telah diterima. Ia menyatakan bahwa sertifikat ini merupakan bukti komitmen PELNI dalam meningkatkan kualitas layanan, terutama dalam aspek pelayanan makanan dan pengendalian risiko keamanan pangan di seluruh operasional mereka.
Dengan adanya sertifikasi HACCP, Jobi Triananda percaya bahwa PELNI dapat memperkuat kepercayaan konsumen mereka dalam layanan makanan di KM Dorolonda. Selain itu, Sucofindo siap mendukung upaya PELNI dalam penerapan sertifikasi serupa di kapal-kapal lainnya.
Selain sertifikasi HACCP, Sucofindo juga menawarkan layanan one-stop untuk keamanan pangan, termasuk sertifikasi organik, Good Manufacturing Practices (GMP), sertifikasi halal, serta SNI ISO 22000 mengenai sistem manajemen keamanan pangan. Layanan laboratorium untuk pengujian parameter tertentu juga tersedia jika diperlukan.
Sucofindo juga memiliki beragam layanan terkait keberlanjutan, seperti audit energi, sertifikasi sistem manajemen energi SNI ISO 50001:2018, PROPER hijau/emas, sertifikasi bangunan hijau (green building), validasi dan verifikasi dengan skema GRK dan NEK, pengawasan bunker BBM, layanan fumigasi, sanitary hygiene, ESG Consultation, serta sertifikasi ISO Series. Semua layanan ini mendukung upaya PELNI untuk menjaga standar kualitas tinggi dalam semua aspek operasionalnya.