Jakarta, Owntalk.co.id – Sempat menyelenggarakan Sayembara Desain kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru, Kementerian PUPR telah menemukan pemenang terbaik pertamanya.
Dengan mengangkat konsep ‘sponge city’ atau kota spons Desain Negara Rimba Nusa menjadi pemenang terbaik pertama sayembara tersebut.
Dengan konsep ini kawasan Ibu Kota nantinya dapat memanen dan menyimpan air hujan sendiri sehingga mampu mengurangi banjir.
Selain mampu mengebalikan siklus alami air konsep ini nantinya juga mampu menambah ketersediaan air, mengurangi bahaya banjir, menjadi tempat pemanfaatan pemurnian air, dan pelestarian ekologi, efisiensi sistem sumber daya, serta manfaat rekreasi bagi masyarakat.
Baca Juga :
- Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tunda Permohonan Paspor Dan Keberangkatan Penumpang
- Karimun Terpilih Program Blue Coast KKP–IFAD, Dorong Ekonomi Pesisir Berkelanjutan
- Ruko Boss Business Centre, Magnet Baru Investasi Properti di Jantung Kota Batam
Canggih bukan konsep sponge city ini. Lantas hal apa yang dapat dilakukan perancang untuk mendukung terealisasinya konsep tersebut.
Ruang terbuka hijau menjadi poros utama untuk membangun konsep sponge city ini, hal tersebut bertujuan untuk menahan dan menyimpan air sehingga mampu menjadi tempat pemanfaatan pemurnian air.
Tidak hanya itu, desain perkotaan dengan atap hijau yang berbeda dengan biasanya dirancang agar gedung tersebut mampu menahan air hujan sebelum diserap oleh tanah.
Untuk desain fasilitas perkotaan pada skala makronya bakal dibangun penerapan jalan dan trotoar berpori, biosengkedan dan sistem bioretensi untuk menahan dan menyerap air hujan dengan cepat.

